PENYAKIT REUNI......
Dari beberapa cerita kisah nyata dan hasil curhat teman-teman nich ....yang beberapa hari masuk di mailku dan chatting, juga SMS , atau telpon....; maka aku akan melanjutkan tulisan ini.
Ternyata nich....REUNI itu bisa jadi demam atau penyakit tersendiri.....; artinya ada beberapa hal positif dan negatif yang mempengaruhi kejiwaan teman-teman, tergantung dari seberapa kuatnya Emosional Intelegency-nya teman-teman itu dalam men-sikap-i-nya.
Yang jelas, dari mungkin sekitar 300-an lebih teman-teman seangkatanku di ESPERO'85 memang terdiri dari beberapa kelas strata ekonominya, dan itu yang memang perlu dipikirkan.
Berikut adalah hasil curhatan yang masuk melalui media yang kusebut diatas :
1. Ada yang terlalu berlebihan tanpa memandang kondisi teman-teman yang lainnya; mereka ini memang dari kelas strata tinggi ( karena dari dulu memang dari keluarga berada/kaya ), dimana mereka meminta Reuni itu afdolnya dilakukan di hotel berbintang baru mereka mau datang karena mereka akan datang dengan segala kegagahannya, keberadaannya ( Pakai mobil mewah, jas,dasi,pantalon,sepatu mengkilat, uang segepok jutaan, semuanya serba wah...ibaratnya untuk reuni harus keluar sejuta dalam sehari itu....kecil banget, anggep aja wedhuse ilang siji ); dan perkiraanku dikalas ini ada 15%-lah dari teman-teman kita.
2. Ada yang memaksakan diri , karena mereka takut dibilang tidak sukses, mereka akhirnya jaga gengsi , dan ikut-ikutan mensejajarkan diri dengan kelompok strata atas, meski sebenarnya mereka itu harus jungkir balik untuk proses itu, dan menurutku juga nich... yang termasuk kelompok ini ada 25 %, kelompok ini yang paling rawan akan sakit demam ( hanya memudahkan ungkapanku ).
3. Ada kelompok yang dengan spontan menentang atau keberatan, kelompok ini merupakan kelompok yang berpikir ekonomis baik itu memang karena kondisinya atau kerena memang pola pandangnya demikian, merupakan kelompok yang tampil apa-adanya, gelem yo koyok ngene ora gelem yo wis....lha memang koyok ngene keadaane ; beberapa teman yang menghubungiku merasa...."ya kalo 150rb hanya untuk reuni,padahal lumayan lho bisa untuk belanja seminggu " ; ada juga yang nggresah..."waduh itu uang bensinku sebulan owk" ; juga ada " bisa dicicil gak ya?"; ada pula yang "larang banget...., podho karo bayar sekolah anakku double "...dan lain-lain...dan lain-lain. Dan menurutku kelompok ini ada hampir 50%-60%.
4. Ada lagi kelompok yang tragis....yang gak jelas tingkatannya ada dimana, yang jelas mereka ngumpet, dan hampir tak terdengar suaranya....padahal mereka itu ada aksesnya, ada yang kelas strata atas, mampu,kaya, dan ada juga yang memang "mendelep" atau lagi ancur....; menurutku kelompok ini adalah sisanya dari jumlah prosentase dari di atas.
Perlu aku garis bawahi....bahwa prosentase itu bukan all seluruh dari alumni ESPERO angkatan '85 , melainkan dari jumlah yang telah terdeteksi.
Adapun acuan diskripsi penulisan ini berdasarkan juga dari cerita-cerita dan pemantauan dari jejaring sosial Fcebook yang menampilkan beberapa message dan postingan acara Pra Reuni Akbar yang diselenggarakan teman-teman.
Tulisan ini belum selesai karena memang masih menunggu hasil atau masukkan-masukkan dari teman-teman yang lain.
Ada pesan moral yang mau aku sampaikan sekali lagi kepada teman-temanku ESPERO : Mari kita semarakkan Reuni Akbar (Perak) ESPERO'85 yang Insya Allah jatuh pada tanggal 17 Juli 2010 nanti; datanglah dengan apa adanya, dan dengan jati diri yang murni, dan jagalah rasa kebersamaan antara kita, saling bantu-membantu sesama rekan yang sedang membutuhkan, karena itulah inti dari Reuni ini, bukan pamer unjuk diri akan kesuksesan semata yang menyebabkan diantara kita jadi merasa rendah diri dan minder....Okey....,ketemu dilanjutan tulisanku ini ya......
Minggu, 11 April 2010
Sabtu, 10 April 2010
PESTA REUNI
AJANG KREDIBILITAS DI PESTA REUNI
Ketika genderang REUNI teman-teman SMPku mulai ditabuh, maka mulailah perburuan teman-teman; yang Alhamdulillah dengan adanya jejaring sosial semacam Facebook cukup berperan membantu pengumpulan data-data dari teman-teman yang telah tersebar diseluruh antero belahan persada ini.
Acara Finalnya sebagai gebug gong masih lama, karena akan dilakukan di medio Juli nanti, namun beberapa teman yang notabene sahabat-sahabat dekatku saat sekolah itu mulai kusak-kusuk, mereka mempertanyakan seperti apa teman-teman yang lainnya kepadaku, dan akupun dengan senyum menjawab...ya seperti kitalah, sudah 40tahun....., mau kayak apalagi, namun sebenarnya aku tahu maksud dari pertanyaan JK dan LB itu, dengan maksud tak ingin menipu sahabat yang sudah seperti saudaraku tersebut, kupersilahkan mereka membuka account FBku, biar mereka tahu semuanya, namun mereka memilih pinjam account FB dari teman yang ada diSemarang, dan meng-invide namaku, aku tak tahu bagaimana cara mereka melakukan itu, karena aku di Bandung, sementara JK dan LB di Semarang.
Selang 3 hari kemudian mereka bergantian menghubungiku, dan mereka ngedumel..., mereka merasa ngeri, mereka merasa minder akan perbandingan antara kondisi mereka dengan kondisi teman2nya yang tergambar di FB...katanya bagai langit dan bumi, dan akupun tertawa mendengar cerita mereka.
Jangan dianggap kataku, santai aja...gelem yo koyok ngene ora gelem yo wis..., yang penting kalian jangan minder gitu...hadapi aja, mereka boleh kaya, boleh gaya, boleh apa aja...., namun kalian kuharap tetep aja apa adanya...jangan gengsi,jangan merasa hidupnya paling kere....jangan terlalu dipikir ungkapku kepada sahabatku tersebut; itu hanya gambaran temen2 di FB, kenyataannya kita nggak tahu koq.
Merekapun juga menyerangku....iya kamu bisa ngomong gitu, karena kamu di Bandung juga hidup mulya..., aku tertawa mendengarnya....seperti anak-anak yang meri, yang iri ; aku harus gimana lagi ; dan dengan sabar ku tegarkan dan kuteguhkan hati mereka; hidup ini ada yang tinggi ada yang rendah, ada yang makmur ada yang tidak......, kalian lihat aja.....mereka yang di FB itu hanya mungkin kurang dari 25%nya dari total angkatan kita saat itu, jadi anggap aja yang 75% sama seperti kalian...so ngapain minder, yang penting kalian apa adanya....itu sudah membanggakan bagiku.
Tapi kamu pasti datang khan...???, tanya JK dan LB....; ya Insya Allah jawabku; dan mereka dengan rada setengah mengancam berkata padaku; kalau pas tanggal itu kau tak ada di Semarang, kita gak akan hadir, begitu katanya. Aku tertawa....sudah berapa orang temanku SMP yang berkata seperti itu, kalo kamu gak datang, aku juga gak akan datang....
Gitu dulu aja tulisan ini...soalnya aku mau pergi dulu....besok disambung...okey....
Ketika genderang REUNI teman-teman SMPku mulai ditabuh, maka mulailah perburuan teman-teman; yang Alhamdulillah dengan adanya jejaring sosial semacam Facebook cukup berperan membantu pengumpulan data-data dari teman-teman yang telah tersebar diseluruh antero belahan persada ini.
Acara Finalnya sebagai gebug gong masih lama, karena akan dilakukan di medio Juli nanti, namun beberapa teman yang notabene sahabat-sahabat dekatku saat sekolah itu mulai kusak-kusuk, mereka mempertanyakan seperti apa teman-teman yang lainnya kepadaku, dan akupun dengan senyum menjawab...ya seperti kitalah, sudah 40tahun....., mau kayak apalagi, namun sebenarnya aku tahu maksud dari pertanyaan JK dan LB itu, dengan maksud tak ingin menipu sahabat yang sudah seperti saudaraku tersebut, kupersilahkan mereka membuka account FBku, biar mereka tahu semuanya, namun mereka memilih pinjam account FB dari teman yang ada diSemarang, dan meng-invide namaku, aku tak tahu bagaimana cara mereka melakukan itu, karena aku di Bandung, sementara JK dan LB di Semarang.
Selang 3 hari kemudian mereka bergantian menghubungiku, dan mereka ngedumel..., mereka merasa ngeri, mereka merasa minder akan perbandingan antara kondisi mereka dengan kondisi teman2nya yang tergambar di FB...katanya bagai langit dan bumi, dan akupun tertawa mendengar cerita mereka.
Jangan dianggap kataku, santai aja...gelem yo koyok ngene ora gelem yo wis..., yang penting kalian jangan minder gitu...hadapi aja, mereka boleh kaya, boleh gaya, boleh apa aja...., namun kalian kuharap tetep aja apa adanya...jangan gengsi,jangan merasa hidupnya paling kere....jangan terlalu dipikir ungkapku kepada sahabatku tersebut; itu hanya gambaran temen2 di FB, kenyataannya kita nggak tahu koq.
Merekapun juga menyerangku....iya kamu bisa ngomong gitu, karena kamu di Bandung juga hidup mulya..., aku tertawa mendengarnya....seperti anak-anak yang meri, yang iri ; aku harus gimana lagi ; dan dengan sabar ku tegarkan dan kuteguhkan hati mereka; hidup ini ada yang tinggi ada yang rendah, ada yang makmur ada yang tidak......, kalian lihat aja.....mereka yang di FB itu hanya mungkin kurang dari 25%nya dari total angkatan kita saat itu, jadi anggap aja yang 75% sama seperti kalian...so ngapain minder, yang penting kalian apa adanya....itu sudah membanggakan bagiku.
Tapi kamu pasti datang khan...???, tanya JK dan LB....; ya Insya Allah jawabku; dan mereka dengan rada setengah mengancam berkata padaku; kalau pas tanggal itu kau tak ada di Semarang, kita gak akan hadir, begitu katanya. Aku tertawa....sudah berapa orang temanku SMP yang berkata seperti itu, kalo kamu gak datang, aku juga gak akan datang....
Gitu dulu aja tulisan ini...soalnya aku mau pergi dulu....besok disambung...okey....
Kamis, 08 April 2010
REALITY STORY (VI)
APAKAH REJEKI SUDAH DITETAPKAN ?
Ketika aku mencuci sepeda sehabis diajak ajrut-ajrutan di WARBAN, aku melihat sesuatu yang mau tidak mau membuatku jadi terpana.
Waktu itu ada tukang rongsok lewat di depan rumah, umurnya mungkin sebaya denganku, cuman karena mungkin beban hidup yang dijalaninya sehingga dia terlihat lebih tua dari umurnya....; ( padahal aku mau ngomong kalau aku jauh terlihat lebih muda dibanding dia...cuman gak enak ).
Tukang rongsok itu berpakaian rapi, dan dengan sopan pula mengomentari sepeda yang kucuci...,saat itu aku sudah sampai tahap menyemir ban sepeda. " Sepedanya bagus...., dirawat banget ya Mas..."katanya.
Aku tersenyum " Ya biar awet Pak " jawabku.
"Punya barang bekas atau rongsokan Pak...??, barang elektronik, mesin cuci,kertas, atau koran..." Tanya dia lagi. Sebenarnya ada sich...cuman males banget untuk beranjak dari kegiatanku...; makanya aku hanya menggeleng perlahan sambil tersenyum.
Kemudian ada dia menuju rumah yang baru dibangun, dan menanyakan dengan penuh kesopanan ada atau tidak barang bekas, tapi lagi-lagi dia tak menuai hasil.Dan diapun pergi....
Namun tak lama kemudian, ada lewat tukang rongsok yang umurnya masih lebih muda daripada tukang rongsok yang tadi, pakaiannya, dan cara-cara menanyakan ada atau tidak barang rongsokan jauh banget dengan yang tadi, kesannya tukang rongsok yang berumur lebih muda ini kurang sopan,slengekan,grutal-gratul, dan kumuh. Namun....pas tanya dirumah yang baru dibangun tersebut, dia langsung dapat barang rongsokan....aneh...dan terasa memang aneh...., bagaimana tidak....ada dua orang dengan profesi sama, namun sifat dan gayanya bertentangan ibarat positif dan negatif....eee...malah yang negatif cepak rejekine.
Ternyata barang rongsokannya dari rumah yang dibangunn itu cukup banyak, dan memang tidak bisa tertampung dalam gerobaknya yang memang telah terisi banyak barang rongsok. " Harus dua kali Pak " Serunya sambil cengar-cengir....dan itu aku perhatikan.
Namun tak lama kemudian tukang rongsok yang pertama ternyata lewat lagi; dia berhenti dirumah yang baru dibangun tersebut, dan mendapati temannya yang lebih muda,lebih tidak sopan,lebih slengekan lagi asyik menggotong barang-barang bekas dari dalam rumah tersebut.
" Nah untung kamu lewat, tolong dibantu angkut ya...? " Pinta si tukang rongsok yang muda tersebut kepada tukang rongsok yang tua...., bener-bener gak sopan nadanya kalau ngomong sama orang yang umurnya jauh lebih tua.
Begitulah ceritanya...memang tidak aku selesaikan, namun Anda pasti dapat mencerna akan pesan apa yang terkandung dalam ceritaku ini. Yah rejeki memang telah ditetapkan....kita hanya menjalani hidup ini, dan menantinya sampai waktu menentukan ini rejeki kita, itu bukan rejeki kita, dan lain-lain; dan itu tidak bisa diarahkan karena kita kondisinya lebih baik,lebih sopan,lebih rapi,dan lain-lain; buktinya ya dua oknum tukang rongsok itu...yang tua,sopan,rapi ternyata rejekinya tak sebagus seperti yang muda,tidak sopan,slengekan,dan kumuh.
Ketika aku mencuci sepeda sehabis diajak ajrut-ajrutan di WARBAN, aku melihat sesuatu yang mau tidak mau membuatku jadi terpana.
Waktu itu ada tukang rongsok lewat di depan rumah, umurnya mungkin sebaya denganku, cuman karena mungkin beban hidup yang dijalaninya sehingga dia terlihat lebih tua dari umurnya....; ( padahal aku mau ngomong kalau aku jauh terlihat lebih muda dibanding dia...cuman gak enak ).
Tukang rongsok itu berpakaian rapi, dan dengan sopan pula mengomentari sepeda yang kucuci...,saat itu aku sudah sampai tahap menyemir ban sepeda. " Sepedanya bagus...., dirawat banget ya Mas..."katanya.
Aku tersenyum " Ya biar awet Pak " jawabku.
"Punya barang bekas atau rongsokan Pak...??, barang elektronik, mesin cuci,kertas, atau koran..." Tanya dia lagi. Sebenarnya ada sich...cuman males banget untuk beranjak dari kegiatanku...; makanya aku hanya menggeleng perlahan sambil tersenyum.
Kemudian ada dia menuju rumah yang baru dibangun, dan menanyakan dengan penuh kesopanan ada atau tidak barang bekas, tapi lagi-lagi dia tak menuai hasil.Dan diapun pergi....
Namun tak lama kemudian, ada lewat tukang rongsok yang umurnya masih lebih muda daripada tukang rongsok yang tadi, pakaiannya, dan cara-cara menanyakan ada atau tidak barang rongsokan jauh banget dengan yang tadi, kesannya tukang rongsok yang berumur lebih muda ini kurang sopan,slengekan,grutal-gratul, dan kumuh. Namun....pas tanya dirumah yang baru dibangun tersebut, dia langsung dapat barang rongsokan....aneh...dan terasa memang aneh...., bagaimana tidak....ada dua orang dengan profesi sama, namun sifat dan gayanya bertentangan ibarat positif dan negatif....eee...malah yang negatif cepak rejekine.
Ternyata barang rongsokannya dari rumah yang dibangunn itu cukup banyak, dan memang tidak bisa tertampung dalam gerobaknya yang memang telah terisi banyak barang rongsok. " Harus dua kali Pak " Serunya sambil cengar-cengir....dan itu aku perhatikan.
Namun tak lama kemudian tukang rongsok yang pertama ternyata lewat lagi; dia berhenti dirumah yang baru dibangun tersebut, dan mendapati temannya yang lebih muda,lebih tidak sopan,lebih slengekan lagi asyik menggotong barang-barang bekas dari dalam rumah tersebut.
" Nah untung kamu lewat, tolong dibantu angkut ya...? " Pinta si tukang rongsok yang muda tersebut kepada tukang rongsok yang tua...., bener-bener gak sopan nadanya kalau ngomong sama orang yang umurnya jauh lebih tua.
Begitulah ceritanya...memang tidak aku selesaikan, namun Anda pasti dapat mencerna akan pesan apa yang terkandung dalam ceritaku ini. Yah rejeki memang telah ditetapkan....kita hanya menjalani hidup ini, dan menantinya sampai waktu menentukan ini rejeki kita, itu bukan rejeki kita, dan lain-lain; dan itu tidak bisa diarahkan karena kita kondisinya lebih baik,lebih sopan,lebih rapi,dan lain-lain; buktinya ya dua oknum tukang rongsok itu...yang tua,sopan,rapi ternyata rejekinya tak sebagus seperti yang muda,tidak sopan,slengekan,dan kumuh.
Jumat, 02 April 2010
BILA JUM'AT SEBAGAI TANGGAL MERAH
BILA HARI JUM'AT JATUH SEBAGAI HARI LIBUR
3 kali sudah hari Jum'at jatuh sebagai hari libur ; yaitu pada tanggal 1 Januari 2010; tanggal 26 Februari 2010 ; dan hari ini tanggal 2 April 2010. Banyak yang senang jika hari Jum'at pas jatuh pada tanggal merah, artinya libur 3 (tiga) hari akan terenyam dengan manisnya, terutama bagi para PNS atau karyawan swasta yang kebetulan hari Sabtunya libur juga ( atau menganut sistim 5 hari kerja ).
Long weekend....itulah istilah favorit yang sering kita dengar bila hari Jum'at atau hari Senin jatuh sebagai tanggal merah, artinya kita akan terjatah libur 3 (tiga) hari...bayangkan, apa enggak enak?.
Seperti Jum'at ini, dan jum'at-jum'at yang biasa aku lalui, aku selalu mendambakan datangnya hari Jum'at itu sebagai hari yang istimewa, karena hari Jum'at adalah hari besar , hari yang terbaik bagi ummat muslim; begitu juga bagiku. Namun Jum'at yang jatuh sebagai hari libur ini membuatku terasa trenyuh, apalagi ketika aku memasukki Masjid guna melakukan kewajiban sholat Jum'at yang memiliki hukum fardhu 'ain bagi kaum laki-laki (muslimin).
Yah....3 kali hari Jum'at jatuh sebagai tanggal merah, 3 kali Jum'at itu kutemui Masjid yang malah lengang dari jamaahnya. Barangkali berbanding terbalik dengan tempat wisata, arena bermain,mall-mall....yang mungkin malah ramai.
Inilah kenyataan yang bisa dijadikan bahan introspeksi diri, banyak saudara-saudara kita kaum muslimin yang mengorbankan hari Jum'at yang mulia dan agunng itu demi sedikit kesenangan dunia yang semu; mereka menukar keabadian yang hakiki dengan kesenangan dunia yang fana ini.
Kuyakin sebagian besar kaum muslimin tahu akan keutamaan dari sholat Jum'at, namun banyak juga diantara mereka yang memilih dengan sengaja atau dengan terpaksa menukarnya dengan acara long weekend yang lebih prestisius dimatanya dan khalayak umumnya.
Semoga dengan tulisan ini, kita bisa berpikir dua-tiga kali untuk mengganti nikmat dan kurnia yang tersembunyi di hari Jum'at dengan kewajiban sholat Jum'at-nya; dibanding dengan kenikmatan dunia yang semu dan menggoda dengan sebutan long weekend-nya.
3 kali sudah hari Jum'at jatuh sebagai hari libur ; yaitu pada tanggal 1 Januari 2010; tanggal 26 Februari 2010 ; dan hari ini tanggal 2 April 2010. Banyak yang senang jika hari Jum'at pas jatuh pada tanggal merah, artinya libur 3 (tiga) hari akan terenyam dengan manisnya, terutama bagi para PNS atau karyawan swasta yang kebetulan hari Sabtunya libur juga ( atau menganut sistim 5 hari kerja ).
Long weekend....itulah istilah favorit yang sering kita dengar bila hari Jum'at atau hari Senin jatuh sebagai tanggal merah, artinya kita akan terjatah libur 3 (tiga) hari...bayangkan, apa enggak enak?.
Seperti Jum'at ini, dan jum'at-jum'at yang biasa aku lalui, aku selalu mendambakan datangnya hari Jum'at itu sebagai hari yang istimewa, karena hari Jum'at adalah hari besar , hari yang terbaik bagi ummat muslim; begitu juga bagiku. Namun Jum'at yang jatuh sebagai hari libur ini membuatku terasa trenyuh, apalagi ketika aku memasukki Masjid guna melakukan kewajiban sholat Jum'at yang memiliki hukum fardhu 'ain bagi kaum laki-laki (muslimin).
Yah....3 kali hari Jum'at jatuh sebagai tanggal merah, 3 kali Jum'at itu kutemui Masjid yang malah lengang dari jamaahnya. Barangkali berbanding terbalik dengan tempat wisata, arena bermain,mall-mall....yang mungkin malah ramai.
Inilah kenyataan yang bisa dijadikan bahan introspeksi diri, banyak saudara-saudara kita kaum muslimin yang mengorbankan hari Jum'at yang mulia dan agunng itu demi sedikit kesenangan dunia yang semu; mereka menukar keabadian yang hakiki dengan kesenangan dunia yang fana ini.
Kuyakin sebagian besar kaum muslimin tahu akan keutamaan dari sholat Jum'at, namun banyak juga diantara mereka yang memilih dengan sengaja atau dengan terpaksa menukarnya dengan acara long weekend yang lebih prestisius dimatanya dan khalayak umumnya.
Semoga dengan tulisan ini, kita bisa berpikir dua-tiga kali untuk mengganti nikmat dan kurnia yang tersembunyi di hari Jum'at dengan kewajiban sholat Jum'at-nya; dibanding dengan kenikmatan dunia yang semu dan menggoda dengan sebutan long weekend-nya.
Senin, 29 Maret 2010
TIPS BELANJA HEMAT
CARA HEMAT BERBELANJA
Tanpa disadari, belanja terkadang membuat kantong anda jadi bolong. Tak hanya wanita,pria juga mengalami hal yang sama. Hal ini diperparah bila ada diskon gede-gedean, rasanya terbawa mimpi bila tidak ikut memborong.
Ada tips ringan, agar saat belanja kita tidak jadi lupa daratan; antara lain :
1.Buat daftar belanja barang yang akan kita beli; ini penting agar kita benar-benar hanya mendahulukan membeli barang yang kita butuhkan.
2.Bawa uang tunai secukupnya saja sesuai dengan daftar belanja kita , hindari bawa ATM atau Credit Card ; ini untuk menghindari keinginan berbelanja barang yang lainnya.
3.Usahakan sebelum belanja, makan dulu ; ini penting juga untuk menghindari jajan/makan diluar.
4.Jangan mudah tergiur akan diskon,obral,dll.
5. Manfaatkan layanan atau fasilitas yang diberikan pusat perbelanjaan; misalnya : membership , point reward,dll.
6. Setelah apa yang kita perlukan didaftar belanja didapat, segera bayar, dan langsung pulang ; hal ini untuk menghindari proses tergoda lirak-lirik barang lain.
Demikian Tulisanku kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semuanya......
Tanpa disadari, belanja terkadang membuat kantong anda jadi bolong. Tak hanya wanita,pria juga mengalami hal yang sama. Hal ini diperparah bila ada diskon gede-gedean, rasanya terbawa mimpi bila tidak ikut memborong.
Ada tips ringan, agar saat belanja kita tidak jadi lupa daratan; antara lain :
1.Buat daftar belanja barang yang akan kita beli; ini penting agar kita benar-benar hanya mendahulukan membeli barang yang kita butuhkan.
2.Bawa uang tunai secukupnya saja sesuai dengan daftar belanja kita , hindari bawa ATM atau Credit Card ; ini untuk menghindari keinginan berbelanja barang yang lainnya.
3.Usahakan sebelum belanja, makan dulu ; ini penting juga untuk menghindari jajan/makan diluar.
4.Jangan mudah tergiur akan diskon,obral,dll.
5. Manfaatkan layanan atau fasilitas yang diberikan pusat perbelanjaan; misalnya : membership , point reward,dll.
6. Setelah apa yang kita perlukan didaftar belanja didapat, segera bayar, dan langsung pulang ; hal ini untuk menghindari proses tergoda lirak-lirik barang lain.
Demikian Tulisanku kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semuanya......
Senin, 15 Maret 2010
Pakaian Murah Produksi Indonesia
Pertama-tama perkenankan saya mengucap banyak terimakasih atas apresiasi dari rekan-rekan yang ternyata
sangat amat peduli akan perkembangan fashion di tanah air khususnya pakaian murah produksi asli Indonesia yang saya tawarkan ini.
Alhamdulillah...mungkin ini salah satu kiat kita dalam menghadang gempuran produk dari luar di era ACFTA ini, khususnya pakaian-pakaian produksi dari China. Bicara qualitas memang kita lebih mengutamakan dan berusaha agar tidak kalah dengan produk China, walau dampaknya mungkin harga kita lebih tinggi sedikit dibanding produk China, namun kalau kita bicara qualitas,keawetan,kenyamanan dipakai....kita berani jamin masih berada di atas produk China tersebut.
Terimakasih juga kepada rekan-rekan dan para customer yang telah bersedia membeli,memborong untuk dijual kembali, dan atau hanya dipakai untuk keluarga maupun diri sendiri, dan apresiasi rekan-rekan menyatakan bahwa pakaian ini memang layak, dan enak dipakai dengan harga relatif murah.
Berikut ini ditampilkan kembali postingan photo terbaru dari Pakaian Murah Produksi Indonesia.
Dalam hal ini rekan-rekan yang bergabung dalam bisnis ini jika mau menjual dengan harga jual seperti saya, sudah dapat dilihat berapa keuntungannya bila dikurangi dari harga belinya, padahal rekan-rekan bisa juga menjualnya dengan harga jual yang lebih tinggi dari harga jual yang saya rekomendasikan.
Untuk pengambilan barang/pembelian barang dari saya sistimnya cash, dan pengambilan lebih dari 5(lima) kodi gratis ongkos kirimya (u/ wilayah Jawa Tengah,Jawa Barat,Jakarta yang daerahnya ada link Panca Kobra Express ).
Demikian informasi usaha/bisnis Pakaian Murah Produksi Indonesia. Ayo gabung bersama saya......
sangat amat peduli akan perkembangan fashion di tanah air khususnya pakaian murah produksi asli Indonesia yang saya tawarkan ini.
Alhamdulillah...mungkin ini salah satu kiat kita dalam menghadang gempuran produk dari luar di era ACFTA ini, khususnya pakaian-pakaian produksi dari China. Bicara qualitas memang kita lebih mengutamakan dan berusaha agar tidak kalah dengan produk China, walau dampaknya mungkin harga kita lebih tinggi sedikit dibanding produk China, namun kalau kita bicara qualitas,keawetan,kenyamanan dipakai....kita berani jamin masih berada di atas produk China tersebut.
Terimakasih juga kepada rekan-rekan dan para customer yang telah bersedia membeli,memborong untuk dijual kembali, dan atau hanya dipakai untuk keluarga maupun diri sendiri, dan apresiasi rekan-rekan menyatakan bahwa pakaian ini memang layak, dan enak dipakai dengan harga relatif murah.
Berikut ini ditampilkan kembali postingan photo terbaru dari Pakaian Murah Produksi Indonesia.
- Bagi rekan-rekan yang mau bergabung berbisnis jualan pakaian ini; berikut diberikan daftar harganya sbb:
- 5. Piyama (baju&Celana) Harga Beli Rp.37.850,- Harga Jual : Rp. 40.900,-
Dalam hal ini rekan-rekan yang bergabung dalam bisnis ini jika mau menjual dengan harga jual seperti saya, sudah dapat dilihat berapa keuntungannya bila dikurangi dari harga belinya, padahal rekan-rekan bisa juga menjualnya dengan harga jual yang lebih tinggi dari harga jual yang saya rekomendasikan.
Untuk pengambilan barang/pembelian barang dari saya sistimnya cash, dan pengambilan lebih dari 5(lima) kodi gratis ongkos kirimya (u/ wilayah Jawa Tengah,Jawa Barat,Jakarta yang daerahnya ada link Panca Kobra Express ).
Demikian informasi usaha/bisnis Pakaian Murah Produksi Indonesia. Ayo gabung bersama saya......
Minggu, 14 Maret 2010
Barangkali Orang Tak Percaya......????
Salah Siapa....????
A true story.....
Kejadian habis Maghrib, tatkala aku sengaja menyempatkan diri berburu makanan Sate Padang di dekat komplek....ya sekitar 1/2 kilometer dari rumah.
Ketika aku memesan sate pada sang penjual...., ada seorang anak (cewek dan perkiraanku baru berumur 9 atau 10 tahun) yang kondisinya berpakaian yang basah (mungkin habis hujan-hujanan ), memang aku sempet mengamatinya sebelumnya.
Dengan setengah ragu atau malu atau entah rasa apa yang ada dibenaknya....aku gak tahu;
namun bocah kecil itu berusaha mendekatiku. Sempat si bakul sate padang menghardiknya, dan itu membuatnya mundur beberapa saat, namun entah apa dan mengapa....bocah itu berusaha tetap mendekatiku.
" Pak ....minta shodaqohnya Pak....buat beli buku...." Kata bocah itu sambil menahan dingin karena pakaiannya yang basah.
Aku tersenyum, dan aku mengambil uang untuk kuserahkan pada bocah itu.
Seperti biasa, ketika memberi, aku langsung memalingkan muka, agar tak kulihat terus sinar mata kegembiraannya, dan biar aku dapat melupakan apa yang barusan aku lakukan.
Namun bocah itu menungguku sampai aku melihatnya.
" Terimakasih Pak...." Katanya sambil tersenyum senang, aku hanya tersenyum kecil sambil mengangguk pelan.
Bocah itu kemudian lari...., namun tak beberapa lama...bocah itu kembali lagi sambil
membawa tas kresek berlabel "Alfa mart", dan memperlihatkan padaku.
" Terimaksih Pak...ini uang tadi sudah saya belikan buku...." Katanya sambil memperlihatkan tiga buah buku tulis isi 40lembar halaman.
Aku tercenung...., aku gak bisa bicara apa-apa hanya senyum trenyuh dan anggukan perlahan yang bisa kulakukan.
Banyak yang berkecamuk dibenak ini, inikah kehidupan...???? ; Apakah sama yang terlintas dan mengguncang dibenakku dengan benak anda apabila anda mengalami hal yang serupa aku alami......
A true story.....
Kejadian habis Maghrib, tatkala aku sengaja menyempatkan diri berburu makanan Sate Padang di dekat komplek....ya sekitar 1/2 kilometer dari rumah.
Ketika aku memesan sate pada sang penjual...., ada seorang anak (cewek dan perkiraanku baru berumur 9 atau 10 tahun) yang kondisinya berpakaian yang basah (mungkin habis hujan-hujanan ), memang aku sempet mengamatinya sebelumnya.
Dengan setengah ragu atau malu atau entah rasa apa yang ada dibenaknya....aku gak tahu;
namun bocah kecil itu berusaha mendekatiku. Sempat si bakul sate padang menghardiknya, dan itu membuatnya mundur beberapa saat, namun entah apa dan mengapa....bocah itu berusaha tetap mendekatiku.
" Pak ....minta shodaqohnya Pak....buat beli buku...." Kata bocah itu sambil menahan dingin karena pakaiannya yang basah.
Aku tersenyum, dan aku mengambil uang untuk kuserahkan pada bocah itu.
Seperti biasa, ketika memberi, aku langsung memalingkan muka, agar tak kulihat terus sinar mata kegembiraannya, dan biar aku dapat melupakan apa yang barusan aku lakukan.
Namun bocah itu menungguku sampai aku melihatnya.
" Terimakasih Pak...." Katanya sambil tersenyum senang, aku hanya tersenyum kecil sambil mengangguk pelan.
Bocah itu kemudian lari...., namun tak beberapa lama...bocah itu kembali lagi sambil
membawa tas kresek berlabel "Alfa mart", dan memperlihatkan padaku.
" Terimaksih Pak...ini uang tadi sudah saya belikan buku...." Katanya sambil memperlihatkan tiga buah buku tulis isi 40lembar halaman.
Aku tercenung...., aku gak bisa bicara apa-apa hanya senyum trenyuh dan anggukan perlahan yang bisa kulakukan.
Banyak yang berkecamuk dibenak ini, inikah kehidupan...???? ; Apakah sama yang terlintas dan mengguncang dibenakku dengan benak anda apabila anda mengalami hal yang serupa aku alami......
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)