Rabu, 05 Mei 2010

REALITY STORY (VIII)

SIAPA YANG MESTI BERTANGGUNGJAWAB ??

Akhirnya meledak jua....; pengamatan yang selama ini kusimpan dibenak, dan semula akan kutulis kira-kira setahun lagi...jadi dech, kutulis sekarang....; Semoga tulisan ini ada yang membaca, dan yang membaca mempunyai nyali,taring,kekuasaan,kebijakan,dan lain-lain ...sehingga kuberharap ada suatu solusi nantinya....karena ini sungguh MIRIS, sungguh BIKIN NELANGSA HATI....
6 (enam) tahun yang lalu, disaat sering kumelaju antara Mengger ke Mendut (untuk bertandang ke mantan pacar = sekarang sdh jadi Istri )yang berjarak kira-kira 18km, ada 2 obyek dalam tulisanku ini ; semuanya seorang cewek kecil, yang satu beroperasi di perempatan Moh.Toha , dan yang satunya beroperasi di perempatan Pasir Koja. keduanya saat enam tahun lalu masih ingusan, alat konsernya dari mulai tepuk tangan,terus meningkat ke ecrek-ecrek dari tutup botol, terus meningkat lagi sekarang sudah memakai gitar "kentrung".
6(enam) tahun yang lalu, si cewek kecil ( yang diperempatan Pasir Koja ) mulai menjadi perhatianku; mengapa...???, karena saat itu aku lihat (kebetulan berhenti cukup lama dilampu merah ), dia dipanggil oleh ( mungkin "orang-tua"nya ) yang kemudian dijewer kupingnya, di"theot" pahanya sampai terdengar tangisnya, dimarahi habis-habisan, dan diberikan instruksi bagaimana seharusnya mengamen.Yang bikin aku sebel dan ngurut dada adalah mereka ( yg kuberi tanda petik "Orang Tua"-nya ) tersebut hanya nongkrong sambil makan baso yang memang sebelumnya aku lihat sempet tertawa-tawa sebelum memanggil si anak. Sejenak saat itu kubertanya dalam diri sendiri : "Orang tua macam apa itu...?!?", cuuih...! , mereka enak- enakan nongkrong makan baso disuatu sore yang gerimis menjelang maghrib, sedang sang anak yang sudah batuk-batuk dan pilek (ingusnya nglewer-nglewer) malah disuruh mencari uang dengan cara mengamen !.
Kini 6 (enam) tahun lebih telah berlalu, dan dalam pikiranku mungkin si cewek yang dulu ingusan dan masih sekitar berumur 5 tahun, sekarang sudah berumur 11 tahun....(mungkin lho,
karena hanya perkiraanku saja ); dan kemarin....dalam suasana menjelang maghrib, dan hujan
rintik-rintik, aku bertemu lagi dengan cewek itu. Pemandangan sore kemarin itulah yang memaksaku untuk segera menuangkan tulisanku ini. Si cewek kulihat keluar dari lorong-lorong yang sudah gelap, sambil masih dipeluk oleh seorang cowok yang usianya mungkin lebih tua-an; si cewek rambutnya masih acak2-an, dan si cowoknya terlihat tertawa-tawa senang; Apa yang barusan mereka lakukan...????; Busyeeet...!, pikiran ini jadi ngelantur yang enggak-enggak ; apalagi bila melihat postur tubuh si cewek itu yang tidak sepantasnya dimiliki oleh cewek seusianya. Apakah mereka melakukan "free sex" atau "perzinahan" ?; bagaimana ini peranan "orang-tua"-nya ?, apakah mereka memang membiarkan, atau memang itu sebagian dari "eksploatasi"nya kepada sang anak ? ; Orang-tua macam apakah itu...????.
Jika kita menyadari bahwa anak adalah karunia dan amanah dari Tuhan, dimana nanti kita dituntut pertanggungjawabannya dihadapanNya ; mungkin tak akan ada kejadian seperti itu; mungkin anak-anak diwaktu siang hari mereka sekolah, bukan malah mencarikan uang untuk menghidupi orang-tuanya. Apa dalih mereka melakukan itu kepada anaknya ?; apa karena kemiskinan ? jika ya ,mengapa tidak berusaha? ; apa karena mereka menganggur ? jika ya, mengapa mereka tidak mencari pekerjaan ?; dibenakku mereka adalah pemalas, mereka lebih senang menunggu uluran tangan dan pemberian, mereka orang tak mau berusaha.
Apa solusinya....?, apakah ini tanggungjawab pemerintah?, atau apakah ini sebenarnya tanggungjawab mereka sendiri?.
Anda punya solusi atau sekedar komentar akan tulisanku ini....?, terimakasih atas hati yang peduli dari Anda.

Senin, 03 Mei 2010

PESTA REUNI (IV)

Pernah dengerin lagu "PESTA REUNI"nya Iwan Madjid dari album Pesta Reuni yang dirilis tahun 1989....?????, nah....barusan aku dengerin lagu itu, secara gak sengaja, karena aku berniat dengerin lagu Fariz RM,eee....gak tahunya ada yang nyleneh satu; dan begitu dengerin lagu itu, kontan aja jadi teringat akan rencana Reuni teman-teman SMP-ku, yang tanggal acaranya berubah-rubah , ada yang mengeluh sampai sutress dibuatnya....( mohon maaf ya kawan....kalau tulisanku ada yang menohok ulu hati.....qi qi qi.....).
Dari banyak kasta yang pernah aku tuliskan dalam serangkaian uneg-uneg berjudul PESTA REUNI yang sempat ke IV ini sambungan tulisannya; aku juga jadi bingung sendiri.......di kasta mana aku ini berdiri.....???. Namun satu hal pasti....aku menginginkan suatu kebersamaan, dimana nantinya saat reuni tersebut berlangsung....kita ini bener-bener bisa guyup, bisa bersatu, bisa saling merasakan,saling memahami...tentang keadaan teman-teman kita, sehingga rasa minder, rasa malu, merasa gak sukses, merasa hidupnya terpuruk, atau sebaliknya merasa paling okey, paling sukses, paling bisa tampil wah yang nantinya akan terpampang dan menyebabkan suatu gap satu sama lainnya itu bisa dihilangkan. Aku sendiri dengan segala yang aku punya dan apa adanya akan cuek-bebek aja...,dan memang itulah sifatku dari dulu.....gelem yo ngene, ora gelem yo wis..., so....aku gak akan minder atau apa dalam menghadapi variasi teman-teman dengan segala keberadaannya. Dan harapanku...temen-temen yang lain....yang senasib dengan aku...yaaa...akan memiliki presepsi yang sama; anggap aja kembali ke komunitas yang dulu...saat SMP....itu aja...beres khan...???.
Sebuah harapan yang mulia, dari segelintir temen-teman kita, yang bersedia dengan sepenuh hati, mengorbankan diri,keluarga, waktu,pemikiran dan lain-lain, yang tergabung dalam suatu wadah yang dinamakan kepanitiaan guna terselenggaranya acara reuni itu nantinya bisa sukses dan baik; aku angkat topi sekaligus empat jempol buat mereka tersebut....terimakasih teman, semoga amalan kalian untuk memperjuangkan terjalinnya tali silaturahmi ini mendapat pahala yang berlipat dari Sang Pemberi Kehidupan....Amien.
Buat rekan-rekan yang lain, yang merasa tergabung dan punya hubungan mental dan spiritual dalam keluarga besar ESPERO'85 , apapun kondisi anda...., dimanapun anda berada...., mari kita bantu...kita sokong....agar cahaya dan kobaran semangat Panitia Reuni ini bisa terus menyala, tidak patah semangat, dan tidak mengeluh....apalagi sampai sutress....; jangan mencemooh, jangan mencela, dan jangan banyak kritik....; tapi pikirkanlah bahwa segelintir teman-teman yang istimewa tersebut selalu "memikirkan" kalian, selalu berusaha " mengerti " akan kalian; cobalah sesekali kalian memposisikan diri kalian sebagai mereka.
Sesungguhnya Rekan-rekan Panitia , tak akan meninggalkan kalian..., mereka memikirkan kalian,mereka juga tahu akan kapabilitas kalian ( he he he...kalau mereka tidak tahu...ya kalian-lah yang mesti memberitahu kondisi kalian secara jujur, apa adanya....iya khan...????, jangan diem tapi nggrundel! ); asal kalian datang itu sudah merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi rekan-rekan panitia ; sehingga muncullah pemikiran subsidi silang, donatur,dan lain-lain.
Terakhir...himbauanku kepada teman-temanku ; " Jikalau engkau punya kelapangan diri,waktu, dan hartamu ; sungguh jangan kau pungkiri kenikmatan dariNya itu ; jika kau nyata mampu membayar konstribusi Rp.150ribu, mengapa kausimpan erat dhuit dalam dompetmu,dan berkata sesungguhnya aku orang tak mampu.......; prikitiw.....dosa lu..." dan juga nich... " Jika kau benar-benar tak mampu, maka berikanlah yang terbaik darimu, sebagaimana ESPERO mendidikmu, menjadikan manusia yang berjiwa jujur nomor satu "
Ha ha ha....ini tulisan ngelantur gara-gara ndengerin lagunya Iwan Madjid, yang ditambah hasil pemikiran dan renungan setelah membaca beberapa SMS dan status berikut comment di FB....;
Okey......anda suka yaaaa...beri komentar.....!; GBU ESPERO'85.....

APA ARTI CINTA....menurutmu ???

ARTI CINTA.....menurutku..

CINTA itu tumbuh dan berkembang pada setiap hati manusia yang mau menerimanya dan atau dipilihnya sendiri. CINTA adalah suatu kerelaan rasa untuk mengorbankan diri kepada orang yang dicintainya dan atau kepada orang yang pantas akan menerima pengorbanannya tersebut. CINTA adalah rasa yang terpaut pada hati dua insan yang berlainan, untuk dapat saling mengerti, saling memahami dan saling menyanyangi dengan ketulusan dan rasa Ikhlas.
Tuhan memberikan anugerah dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua mata untuk melihat,dua telinga untuk mendengarkan, namun mengapa Tuhan hanya menganugerahi sekeping hati kepada kita ?;karena Tuhan memberikan sekeping hati yang lainnya pada seseorang untuk kita mencarinya; itulah namanya Cinta.
CINTA sejati adalah ketika kamu mencintainya,namun ternyata dia mencintai yang lain; dan kamu masih bisa tersenyum tulus padanya, dan berucap : "Aku turut bahagia untukmu ". Jika kita mencintai seseorang, kita akan selalu mendoakannya meskipun dia tidak ada disisi kita.
Janganlah sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih ingin mencoba, jangan merasa sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup; jangan kamu berkata aku tidak mencintainya lagi bila ternyata kamu sulit untuk melupakannya. Perasaan cinta itu dimuai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga ; jadi jika kamu mau berhenti menyukai seseorang, cukuplah kamu dengan menutup telinga; tetapi bila kamu mencoba menutup mata dari seseorang yang kamu cintai, cinta itu akan berubah menjadi tetesan air mata dan terus akan tinggal didalam hatimu dalam kurun waktu yang akan lama.
CINTA datang kepada seseorang yang masih memiliki harapan, walau mereka telah dikecewakan; kepada mereka yang masih percaya, walau mereka telah dikhianati; kepada mereka yang masih mencintai , walau mereka telah disakiti ; kepada mereka yang memiliki keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta kepada seseorang sehingga dia meninggal dunia,lantaran kamu akan terpaksa mencatatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya; sebaliknya ucapkanlah kata-kata cinta itu sekarang juga selagi masih ada hayatnya.
Mungkin dalam hidup ini Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan seseorang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat;maka kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia itu. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi akan lebih menyedihkan bila kita mencintai seseorang namun kita tidak memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu padanya.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu dengan seseorang yang sangat berarti bagimu; hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya dia tidak berarti bagimu, dan kamu harus meninggalkannya pergi.
Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, dan itu embuat hatimu terasa hancur berkeping; dan manakala hanya mendengar kata "hai" darinya, itu bisa menyatukan kembali hatimu yang berkeping.
Sesungguhnya kasih sayang Tuhan ada 100, dan 99 ada padaNya, dan satu bagian diturunkan dibumi, sehingga kuda akan mengangkat kakinya karena takut menginjak anaknya; dan harimau yang buaspun tak akan memakan anaknya sekalipun lapar.
Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintaimu dengan sepenuh hati, sampai kamu akan merasa kehilangannya; pada saat itu tiada guna penyesalan, karena kepergiannya tiada berpatah kata.
Janganlah mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga akan hancur setelah musim berganti; tetapi cintailah seseoarang itu seperti air sungai, karena sungai akan mengalir selamanya.
Permulaan cinta adalah membiarakan seseorang yang kamu cintai seperti dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan; jika tidak , kamu ibaratnya mencintai pantulan dirimu sendiri yang kamu temukan dalam dirinya.
Kata-kata cinta yang lahir dibibir dan bukan dihati mampu melumatkan seluruh isi jiwa raga; namun manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang tulus dan ikhlas mampu mengobati luka hati yang mendengarnya.
CINTA bukanlah kata-kata murah dan lumrah, namun cinta adalah karunia Tuhan yang suci dan indah jika manusia dapat menilai kesuciannya. Bukan laut namanya jika tidak pernah berombak; bukan cinta namanya jika tidak pernah terluka; bukanlah kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu. Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah, namun untuk mencintai dan dicintai oleh seseorang yang kita cintai....ituyang sukar. Hanya satu cara untuk kita mendapatkan kasih sayang, yaitu jangan menuntut orang yang kita cintai untuk menyayangi kita sebagai balasanya.
Hanya perlu satu menit untuk menghancurkan seseorang, satu jam untuk menyukai seseorang, satu hari untuk dapat mencintai seseorang;tetapi dibutuhkan waktu seumur hidupmu untuk melupakan orang yang kau cintai.
CINTA adalah ketika kamu membawa suatu perasaan kesabaran dan keromantisan, dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia. Ketika suatu pintu kebahagian telah tertutup bagi kita, sesungguhnya pintu kebahagiaan yang lain akan terbuka bagi kita, namun seringkali kita terpaku dan terpana serta terus memandang pintu yang tertutup tersebut, sehingga tidak menyadari pintu kebahagiaan yang lain yang telah terbuka untuk kita.
Teman yang baik adalah teman dimana kamu dapat duduk bersamanya dan merasa terbuai tanpa mengucapkan apa-apa,dan berjalan bersamanya; dan perasaan itu adalah suatu percakapan terbaik dan termanis yang pernah kau rasakan.
Memberikan kepada seseorang akan seluruh rasa cintamu, tidak akan menjamin bahwa orang itu akan mencintaimu juga!, Jangan mengharapkan cinta sebagai balasan, tunggulah sampai cinta itu tumbuh dalam hatinya; namun jika tidak, maka pastikan dia tetap tumbuh dihatimu.
Jangan melihat wajah, itu bisa menipu; jangan melihat kekayaan, itu bisa menghilang; Datanglah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena senyuman yang tulus dapat menjadikan hari yang gelap menjadi cerah; dan berharaplah kamu dapat menemukan orang yang dapat memberikan senyuman tersebut.
Ada saat dalam hidupmu, dimana kamu sedang merindukan seseorang, kamu ingin mengambilnya dari mimpimu dan benar-benar memeluknya dalam dekapan; pergilah kemana kamu ingin pergi, karena kamu hanya punya satu kesempatan dalam hidup dalam melakunnya. Semoga kamu cukup mendapat suatu kebahagian yang mampu membuatmu bahagia, dapat suatu cobaan yang membuatmu kuat, dan penderitaan yang membuatmu semakin dewasa.
Selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain, manakala itu menyakitkanmu, tentunya itu akan terasa menyakitkan baginya pula.Kata-kata yang ceroboh dapat menyebabkan perselisihan, kata-kata yang kasar dapat menyebabkan celaka, kata-kata yang tepat dapat mengurangi ketegangan, dan kata-kata cinta dapat menyembuhkan .
Orang yang bahagia tidak perlu memiliki yang terbaik dalam segala hal,karena merekalah yang membuat segala hal dalam hidup mereka.Kebahagiaan adalah bohong bagi mereka yang menangis, mereka yang menderita, mereka yang terluka, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba' Mereka hanya dapat menghargai orang-orang yang penting yang telah menyentuh hidup mereka.
CINTA dimulai dengan senyuman, tumbauh dengan ciuman, dan diakhiri dengan air mata. Masa depan yang cerah didasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan; kamu tidak pernah melangkah dan merasa baik dalam hidupmu sampai kamu mampu melupakan kegagalan dan sakit hati yang telah menimpamu. Ketika kamu lahir, kamu menangis, sedang semua orang disekelilingmu tersenyum; maka hiduplah dengan dengan kehidupanmu, sehingga ketika kamu meninggal, semuaorang akan menangisimu, dan kamu satu-satunya orang yang tersenyum; karena kamu begitu berharga bagi orang-orang sekelilingmu, dan tunjukkan rasa cinta dari hatimu dan biarkan mereka menyadari bahwa mereka berarti bagi dirimu dan kamu berarti bagi mereka.Aku kenal dan dekat denganmu bukan untuk membuatmu sedih, bukan untuk membuatmu menderita, dan bukan untuk membebanimu; tetapi jika kamu merasa kehadiranku membuatmu sedih,menangis dan terbebani, lebih baik aku pergi dari kehidupanmu. Aku sebenarnya ingin memberikan perhatian yang lebih, kasih sayang yang lebih,memanjakanmu dan membuatmu merasa indah, memberimu harapan yang indah , janji yang indah; namun akau tak kuasa menghadapi keadaan; aku takut perhatian dan harapan itu hanya akan menyakitimu, aku takut jika semua itu hanya akan sia-sia, karena aku takut pada kata-kata...

Anda ingin menambahkan PERIHAL CINTA ini....???, silahkan beri komentar dan pesan atau kesannya......

Jumat, 30 April 2010

BINGUNG MENCARI SEKOLAH UNTUK ANAK ?

Tadi pagi ada seorang kurir yang biasa mengantar dokument, surat-surat, atau paket yang datang kekantor....seperti biasa ; orangnya juga itu saja....seperti biasa, namun mengapa wajahnya murung, wajahnya kayak menyimpan sesuatu...?, dan seperti biasa aku selalu menawari sekedar minum teh manis panas atau kopi, atau makanan kecil yang kebetulan ada, dan juga koran.
"Saya lagi bingung Mas...? " Katanya ketika menyeruput teh manis panas yang aku tawarkan; dan dia-pun langsung menceritakan persoalannya dan meminta nasehat padaku. Aku tertawa manakala dimintain nasehat memilih sekolah untuk anaknya...; namun demi menghargainya dan supaya dia juga paling tidak bisa tambah tahu, maka aku beri pengarahan seperti ini
" Setiap orang tua pingin anaknya bisa sekolah, syukur bisa sekolah ditempat yang baik, favorit, namun kita sebagai orang tua juga harus memperhatikan segala aspeknya untuk memenuhi keinginan tersebut, jangan sampai nantinya malah gagal, berhenti dijalan, atau terpaksa dengan keterbatasan, atau mungkin malah anak kita menjadi generasi yang tidak diinginkan, generasi yang memaksa orang-tuanya, generasi yang tidak tahu kondisi, generasi yang intinya tidak sesuai dengan harapan kita sebagai orang-tuanya saat menyekolahkannya " kataku membuka nasehat yang langsung diperhatikannya dengan seksama.
He he he...pas dia takjub, aku malah berpikir mengira-ngira seberapa kemampuan kondisinya.... inilah yang cukup rumit....
"Begini Pak....saya akan memberi argumen atau paparan...tapi mohon maaf, bila mungkin ada yang tidak berkenan atau mungkin menyinggung terutama kondisi ekonomi bapak....setuju...???" Kataku sebelum melanjutkan..; dan dia sangat senang setuju akan itu...apa adanya....; "jadi terserah Bapak ...nantinya mau menerima paparan saya ini atau tidak...." kataku kemudian sambil mengepulkan asap dari batang rokokku yang telah tinggal separo.
" Memilih sekolah itu harus didasari dari memperhatikan : Kondisi dan Karakteristik Anak ; Kondisi Financial Orang-tuanya ; Kondisi Sekolah yang akan Dipilih ; dan mungkin Faktor Pendukung lainnya . Penjelasannya :
1. Kondisi dan Karakteristik Anak.
Kita harus tahu betul kondisi anak kita, daya pikirnya, kecerdasannya,kesenangannya,bakatnya, perilakunya; artinya ya bila anak kita tingkat kecerdasannya kurang...ya jangan disekolahkan disekolah yang dimana anak-anak yang sekolah disitu kebanyakan anak pintar, itu bisa membuatnya down...nglokro, dan mungkin malah tidak betah, tidak naik kelas, atau lain-lainya ; Untuk mengetahui disekolah itu murid-muritnya seperti apa kita bisa bertanya,melihat dan memperhatikan. Kalau boleh usul maka carikan anak sekolah yang rata-rata muridnya memiliki tingkat kecerdasan yang sama..., atau kurang-lebihlah imbang...hal ini bisa menjadikan anak kita lebih maju...percaya nggak...??, jika anak kita cerdas...mungkin dia malah bisa megang terus sebagai jawaranya bintang kelas , dan itu nantinya akan membuatnya senang, memacu terus, dan kita akan bangga, apalagi untuk sekolah dasar....6tahun nantinya dia harus disekolah tersebut, jadi ini sangat foundamental sekali...percayalah pada saya....
2.Kondisi dan kekuatan Financial kita.
Kita harus tahu kekuatan financial kita , jangan memaksa diri menyekolahkan ke sekolah favorit bila kita merasa tidak kuat segi financialnya, ya bayar SPPnya ( ada Dana BOS, tapi benarkah terus gratis?, kenyataannya enggak...sebel kalau mikir yang ini ), ya ada uang untuk ektra kurikuler, uang ini...itu ,ya uang sakunya, ya uang ongkosnya bila jaraknya jauh dari rumah.
Ada cerita dari teman sekerja yang anaknya dan orangtuanya memaksa diri ingin sekolah di SMP favorit....,untuk masuk aja sampai hutang-hutang, namun kesalahannya orangtuanya tidak mendalami kondisi anak, juga kondisi financialnyasendiri , akibatnya sang anak juga tidak bisa dalam mengikuti alur pembelajaran disekolah tersebut, prestasinya rendah, tapi berperilakunya berubah dratis dan gaul seperti orang kaya, minta ini-itu harus dipenuhi, orangtuanya makin terpuruk, terakhir anaknya itu terlibat perkelahian,dan dikeluarkan dari sekolah....dan yang bikin tambah ngeres dan miris hati, banyak sekolah yang tidak mau menerima anaknya, tapi akhirnya ada juga yang mau menerima dengan kompensasi biaya yang tinggi.....sudah jatuh ketimpa tangga....iya khan....??
3.Kondisi Sekolah yang Akan Dipilih.
Sebelum memasukkan anak kita kesuatu sekolah, maka kita harus mempelajarinya terlebih dahulu, lakukan pengamatan,dengarkan cerita-cerita tentang sekolah tersebut, cerita akan kebaikan sekolah tersebut, dan terlebih penting adalah cerita tentang keburukan dari sekolah tersebut. Status daripada sekolah, tingkat atau peringkat penilaiannya, kualitas gurunya dalam mengajar, bangunan fisik, fasilitas dari sekolah perlu juga diperhatikan dalam memilihkan sekolah bagi anak kita. Sekolah yang kebanyakan muridnya berasal dari keluarga yang kaya, jauh dari kondisi ekonomi kita menyebabkan anak kita minder,tidak sukses bergaul dengan temannya, dan pada akhirnya tidak sukses segi akademisnya, kalau anak kita bisa mengikuti teman-temannya hal ini mungkin akan berakibat menyekik keuangan orang-tuanya, atau malah bisa mendorong perbuatan negatif...mencuri uang milik orang tuanya, temannya, mencuri barang,dan lain-lain; bener nggak Pak...????. ( Dia hanya mengangguk...)
Sekolah yang dekat mall,pasar , tempat permainan,taman bermain, tempat konser, diskotik ,bioskop....adalah tidak baik,karena seringkali tempat itu jadi pelarian mereka, konsentrasi belajar mengajar juga tidak baik jadinya.
Sekolah yang berjarak terlalu jauh dari rumah juga tidak baik, karena untuk mencapainya kesekolah tersebut anak kita mesti mengeluarkan energi,waktu, dan butuh kekuatan kondisi tersendiri, belum kita akan sulit mengontrolnya, beda sekali dengan sekolah yang dekat dengan rumah, anak kita tidak akan terkuras tenaga dan waktu untuk sampai ke sekolah sehingga lebih fresh dalam menerima pelajaran, belum lagi kita akan dapat lebih mudah mengontrolnya, baik dari tetangga kita, dari teman-teman atau bahkan gurunya yang kebetulan lewat depan rumah kita...mereka pasti akan cerita tentang anak kita baik itu cerita yang baik maupun keburukannya, jadi kita atau orang dirumah kita lebih mudah mengontrolnya...belum lagi keuntungannya bila perlu sesuatu yang mendadak dan penting anak kita bisa pulang terlebih dahulu.
4.Faktor pendukung lainnya yang mempengaruhi.
Faktor pendukung yang mempengaruhi pemilihan sekolah ini bisa berarti termasuk didalamnya faktor yang positif dan juga faktor negatif; bisa berupa beasiswa , subsidi , cerita tentang alumninya yang sukses, mudah dapat pekerjaan, dorongan dari keluarga, sanak dan famili , teman untuk memilih sekolah tersebut. Masukkan anak pada sekolah yang sesuai dengan bakat dan keahliannya, atau sesuai dengan cita-citanya; jangan anak bercita-cita ingin jadi dokter tapi disekolahkan di pesantren; ingin jadi seniman disekolahkan di Sekolah Teknik Kejuruan...itu namanya tidak pas....
Kupandangi wajah tukang kurir tersebut..., kucari apa yang dia dapat dari paparanku barusan...;
" Mau memasukan sekolah SD ya Pak...???" Tanyaku...
Dia mengangguk " Dua...Mas, ya SD ya SMP tahun ini...." ; glek! langsung kepyur dan pening kepala ini jika mikirin seumpama aku adalah dia, dan kondisiku sama seperti kondisinya.
"Terutama yang SD Pak..., itu yang perlu diperhatikan...SD,SMP itu masa foundamental..., makanya pemerintah mencanangkannya pendidikan wajib 9 tahun, ya SD yang dilanjutkan SMP... itu masa yang paling perlu kita perhatikan; Jangan salah memasukkan sekolah Pak, bukan jaminan sekolah ternama dan favorit dapat mencetak generasi yang tangguh dan berkualitas baik, baik itu kecerdasannya,kepandaiannya,norma agama,sopan-santun, dan rasa mengerti keadaan....; Bapak bisa lihat dan perhatikan...saya yakin, bapak tahu akan maksud saya ini; setelah dapat pilihan Sekolah A,B,atau C yang sesuai dengan kita, kita coba pilih yang terbaik...kita sholat isthikaroh meminta petunjukNya akan sekolah yang baik bagi anak kita, yang notabene adalah amanah dariNya..." aku tersenyum, kutepuk tepuk pundaknya " Mungkin hanya itu yang bisa saya paparkan, Bapak mungkin bisa mencari atau meminta nasehat dari orang lain yang sekiranya lebih pintar dari saya...., sekarang kita minum dulu....mumpung masih anget, kalau mau merokok silahkan...." kataku sambil mengeluarkan sebungkus rokok berbungkus kertas kuning....., kulihat dia sumringah...." Senengnya ngobrol dan curhat sama Mas Bono....., banyak manfaat dan faedahnya..." katanya sambil tersenyum.
Begitulah tulisan ini, yang sebenarnya adalah tuangan dari cerita nyata pada pagi tadi...., aku yang biasa, aku yang hanya wong sepele dimintai nasehat...dan inilah yang bisa kuberikan semoga bermanfaat, bila ada yang mau memberi tambahan atau kesan-pesan dan komentar....aku akan senang dan sangat berterimakasih....

Kamis, 29 April 2010

ANDAI GAK NEKO-NEKO ( I )

Tulisan-tulisan pendek dalam blogku ini....barangkali ceritamu juga...ha ha ha, ayoo ambil hikmahnya ya.......

Seorang teman datang setelah melakukan rutinitas kerjanya ; dia langsung mengambil sesuatu dari saku celananya, dan langsung mamainkannya.....HP baru......bro, ...Blackberry storm....yang mungkin taksiranku harganya diatas 7 jutaan saat itu.....; mungkin lho....masalahnya aku gak pernah tahu harga-harga HP terbaru....; HPku ajeg aja dari 6tahun yang lalu...gak ganti-ganti.
Kalau aku hitung-hitung mungkin semenjak aku menginjakkan kaki di kantor tersebut, temanku itu sudah gonta-ganti HP ada kalo sepuluh kali....bayangkan sepuluh kali ; dan memang temenku itu seneng pujian, seneng tampil up to date, mengikuti model, walau mungkin ancur-ancuran....;
Lho.....koq ancur-ancuran...???, lha iyo...karena temenku itu pernah cerita, setiap mau ganti Hp yang rata-rata dia lakukan 6 bulan sekali itu, dia terpaksa jual Hp yang lamanya dengan penyusutan harga antara 300rb bahkan pernah sampai 600rb ; sedangkan untuk mengejar popularitasnya yang istilahku hubbuddunya...atau kedap dunia, dia maka beli HP baru dan mesti menambah 500rb sampai 1,2juta; bayangkan ambil contoh rata-rata rugi penyusutan 400rb ; terus nombok beli 700rb, maka tiap ganti HP uang 1,1juta melayang ; dan celakanya lagi kadang temenku itu melakukan pembeliannya dengan kartu kredit.....weidyan....tambah ancur tho.
" HPmu itu mulu....,gak ganti Friend...?? " Tanya Temanku itu begitu melihat HP jadulku yang sudah sekian dan sekian tahun menemaniku; aku hanya menggeleng.
Dia cerita itu HP yang ke 12 gonta-ganti selama 6 tahun ini; kalo sekali ganti anggap 1juta hangus, berarti 6juta sudah melayang hanya untuk sekedar mengikuti trend HP....Masya Allah !
Temenku itu ketika aku beberin mengenai kerugiannya hanya cengar-cengir tapi memang meng"iya"-kan.
Yaah...begitulah....bagi orang yang menomorsatukan trend , mode , atau yang biasa disebut dengan kedap dunia maka hal-hal yang seperti itu tidak pernah dipikirkan; Na'udzubillahi min dzalik...., padahal mereka tahu persis, padahal mereka menyadari....hanya untung dapat pujian, dan sedikit rasa was-was takut hilang HPnya..., dan kegunaan fitur yang tak begitu jauh berbeda mereka tapi rela juga menjalani kehidupan merugi seperti itu.
" Kalo aku, aku akan maksimalkan saja pemakaian HPku, toch biar jadul bisa juga untuk internet,FB,Chatting,Kamera....mau apa lagi ..???, dan yang penting bisa untuk nelpon dan SMS itu yang baku " komentarku.
Anda merasa ini juga pengalaman diri Anda....???, silahkan beri komentar atau tambahin cerita-cerita ini....biar ada hikmah yang dapat kita peroleh, bagi pelajaran hidup kita......Andai Tidak Neko-Neko , mungkin dana yang terbuang jika buat beramal, atau untuk sesuatu yang lebih bermanfaat akan lebih baik......

Senin, 26 April 2010

Peranan IQ (Intellegence Quotient) dan EQ (Emmotional Quotient) dalam kehidupan seseorang.

IQ (Intellegence Quotient) dan EQ (Emmotional Quotient)

Ha ha ha...ada-ada saja kalo kehabisan bahan tulisan, jadi apa yang dibenak otak direview ulang, dan diterjemahkan dalam bentuk tulisan; namun seperti biasa aku berharap paling tidak tulisanku ini bermanfaat bagi rekan-rekan yang membacanya....sekali lagi ini masih bermotto "tholabul ilmi"
atau mencari ilmu pengetahuan....
IQ(Intellegence Quotient) atau biasa dikenal sebagai Kecerdasan Otak adalah suatu kemapuan untuk bertindak secara terarah,berpikir secara rasional,dalam mengahadapi lingkungan secara effektif. Dapat diartikan pula suatu kemampuan mental dari individu yang melibatkan proses berpikir secara rasional. IQ tidak bisa diamati secara langsung,melainkan harus disimpulkan dari berbagai tindakan nyata yang merupakan manifsetasi dari proses berfikir rasional. IQ dipengaruhi oleh faktor keturunan dan bawaan ; dan faktor lingkungan yang dalam perjalanannya dapat merubah ciri-ciri dasar faktor bawaan sejak lahir; demikian juga tingkat perkembangan otak yang dipengaruhi oleh nilai gizi dan rangsangan-rangsangan kognitif dari lingkungan dapat mempengaruhi perubahan nilai IQ.
Inteligensi dan IQ ; sering disama artikan, padahal memiliki perbedaan arti yang sangat mendasar. IQ adalah nilai skore yang diperoleh dari alat test kecerdasan; dengan demikian hanya mampu memberikan sedikit indikasi mengenai kecerdasan seseorang dan tidak menggambarkan kecerdasan seseorang secara keseluruhan.
Inteligensi dan Bakat ; merupakan suatu konsep mengenai kemampuan umum individu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Didalamnya terdapat kemampuan spesifik yang mempu memberikan pada individu suatu kemungkinan mencapai suatu pengetahuan,kecakapan,ketrampilan setelah melakukan suatu latihan yang disebut bakat atau aptitude. Dalam hal ini bakat tidak bisa diketahui lewat test inteligensi !.
Inteligensi dan Kreatifitas ; kreeatifitas merupakan salah satu ciri dari inteligensi, karena merupakan manifestasi dari suatu proses kognitif. Seringkali ditemukan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa hubungan kreatifitas dan inteligensi tidak memuaskan; artinya IQ rendah biasanya memang kreatifitasnya rendah; namun IQ tinggi belum tentu kreatifitasnya tinggi.
KECERDASAN EMOSIONAL (EQ)
Seringkali timbul opini: " Seseorang yang memiliki IQ tinggi, maka orang tersebut memiliki peluang kesuksesan yang lebih tinggi dibanding orang lain " ; ternyata salah karena banyak kasus orang yang memiliki IQ tinggi malah tersisih dalam hidupnya oleh orang yang hanya memiliki IQ rendah; misalnya : sering kita dengar pasutri yang bertitle sarjana, namun mereka kandas dalam kehidupan berumah tangga; seorang pejabat terlibat kasus suap atau korupsi ; seorang penegak hukum terlibat tindakan tercela atau markus,dll ; mereka itu orang pandai, IQnya tinggi,berpendidikan; namun mereka gagal dalam menjalani hidup ini.
Yang perlu anda ketahui : ketika individu mencapai umur 17th (bisa kurang;bisa lebih), maka nilai IQnya sudah tidak berkembang ; dan peranannya akan digantikan oleh EQ (kecerdasan emisional).
Kecerdasan Emosional memang menyangkut banyak aspek yang nampaknya memang semakin sulit didapatkan pada manusia modern ; yaitu :
# Empaty (mendalami keadaan orang lain secara mendalam) ; Mengungkapkan dan memahami perasaan ; mengendalikan amarah; kemandirian; kemampuan menyesuaikan diri; disukai/pamor/rasa selebritis ; kemampuan memecahkan masalah intern pribadi/ketekunan; kesetiakawanan; keramahan ; dan Sikap hormat.
Dalam hal ini Orang tua adalah seseorang yang pertama kali harus mengajarkan kecerdasa emosi kepada anaknya dengan memberikan contoh perilaku yang baik, misalnya :
1.Membina dan menjalin hubungan keakraban dan persahabatan yang sangat harmonis dan hangat.
2.Belajar dalam kelompok secara harmonis.
3.Berbicara dan mendengarkan secara effektif.
4.Mencapai prestasi yang tinggi sesuai aturan (sportif).
5.Mengatasi masalah dengan teman yang nakal.
6.Ber-empaty kepada sesama.
7.Membangkitkan rasa humor.
8.Menumbuhkan motivasi diri dan percaya diri.
IQ yang tinggi disertai dengan EQ yang tinggi pula bila sudah tertanam pada diri individu; Insya Allah...seseorang tersebut akan mampu menguasai keadaan & merebut peluang yang ada tanpa membuat masalah yang baru.
Berkaitan denga tulisan diatas..sekedar untuk menyeimbangkan antara IQ dan EQ, aku jadi teringat adanya hukum tabur tuai....hukum alamnya petani; namun setelah diracik dalam ilmu filosofi maka jadilah hukum tabur tuai yang berbunyi ( maaf bila salah...ini versiku ) :
" Siapa menabur pemikiran, dia akan menuai perbuatan ; dan dari perbuatan yang ditaburkan , dia akan menuai kebiasaan; dan dari kebiasaan yang biasa dia lakukan tau taburkan, dia akan menuai karakter ; dan menabur karakter akan menuai jati diri/masa depan "
Dan memang seperti ungkapan dalam tulisanku diatas yang menyatakan bahwa sulit untuk menemukan sesuatu yang semestinya di manusia modern ini ; sehingga banyak tatanan hukum yang rusak atau dirusak bila dulu kita kenal ungkapan "menabur biji jeruk nantinya akan menuai buahnya" , mungkin sekarang timbul pertanyaan "menaburnya dimana ?" ; seringkali kita menabur kebaikan didunia ini, namun bukan kebaikan yang berlipat yang kita terima sebagai balasannya didunia ini. Maka sekali lagi jadilah manusia yang "mengerti" yang hanya mengharapkan keridhoanNya dalam setiap melakukan kebaikan....
Anda setuju dengan tulisanku ini...?; atau Anda ada pesan,kesan, atau komentar...??, silahkan tulis komentarnya....sekali lagi, ini adalah forum tholabul ilmi.....

Minggu, 25 April 2010

SIAPA KITA INI....? ,SIAPA KITA...?

Menjadikan Diri Kita Sebagai Manusia yang "Mengerti"

Enggak tahu bagaimana...pokoknya aku hanya ingin saja menuangkan apa yang ada dibenakku dalam sebuah tulisan, namun walau bagaimanapun tulisan ini, aku berharap yang membacanya dapat menarik sebuah pelajaran hidup yang berguna....dan harapanku Insya Allah berguna dunia dan akherat.....semoga, Amien.
"Barangkali orang tak percaya...,mendapati dirinya bersalah...; Seringkali orang tak peduli..., melihat deritanya sesama...; Siapa kita ini....?, Siapa Kita..??, Haruskah dunia ini milik kesombongan ?? "
Nah...kaitannya antara syair lagu yang kunukil dari lagunya Fariz RM tersebut dengan harapanku pada kita semua untuk menjadi orang atau manusia yang "mengerti" adalah supaya kita bisa menempatkan diri kita, kita bisa membaca kondisi kita dimana kita berdiri,dimana kita berada, dimana waktu membawa kita pada suatu keadaan berkumpulnya beberapa variasi dan golongan manusia. Artinya boleh jadi kita suatu saat berteman,berkumpul, berinteraksi dengan sesama kita, namun kita tidak boleh terus membawa dan memaksakan orang lain untuk bisa seperti kita dengan segala pola hidup dan karakteristik kita, karena tiap individu mempunyai latar belakang,kondisi ekonomi,pengetahuan,pola hidup dan lain-lain yang belum tentu bisa disejajarkan dengan kita, mereka bisa diatas, dan mereka ada juga yang berada dibawah kita; disinilah yang kumaksud bahwa manusia yang "mengerti" adalah manusia yang pandai dan bisa menempatkan dirinya diberbagai kalangan dengan berbagai segala aspeknya.
Anda mungkin setuju akan tulisan singkat ini...?, atau anda belum faham akan maksud tulisanku ini...?; atau anda mau sekedar menambah dan memberi komentar...?, silahkan....aku dengan senang hati ....mari kita ber-tholabul ilmi dalam hal kehidupan demi tercapainya kebahagiaan dunia dan akherat.