Rabu, 09 Juni 2010

TAMPA JUDUL

"TAMPA JUDUL"

Ketika kangen akan menghiasi blog, namun disaat kebetulan dibenak pikiran ini banyak yang bersliweran untuk memajukan diri secara narsis ingin jadi thema utama suatu tulisan, disaat itulah yang termuncul diblog jadi tiada juntrungannya ini.
Namun apapun itu, kuberharap para ada pembelajaran yang dapat kita ambil faedah dan manfaatnya....karena prinsip pengetahuan atau ilmu tersebut adalah keluar dan berguna.

Tuhan benar-benar maha luas tiada batas ! Maka tidak lah berlebihan jika dianalogikan bahwa kebenaran sejati layaknya cermin yang pecah berantakan, dan agama, ajaran, budaya, ilmu pengetahuan, tradisi, masing-masing hanyalah memungut satu di antara serpihan cermin tsb.

EMPAT dimensi (dimensi ruang ditambah waktu), hanya ada di dalam dimensi wadag/fisik bumi. Sementara tata “ruang” gaib sungguh menyimpan misteri yang maha luas dan dahsyat. Dalam “tata ruang” gaib sudah yang tidak ber-ruang lagi, dan di dalamnya tidak berlaku waktu, tidak berlaku jarak. Itulah hakekat dari dimensi cahaya. Bahkan kecepatan melebihi kecepatan cahaya.

…untuk mencapai pergerakan maksimum di dimensi ruang maka pergerakan di dimensi waktu harus nol. Pada kondisi inilah kecepatan benda menempuh dimensi ruang bisa maksimal. Dan sesuai dengan teori relativitas khusus, bahwa kecepatan maksimal adalah kecepatan cahaya, segera kita sadari bahwa cahaya sama sekali tidak bergerak pada dimensi waktu. Dengan kata lain, foton tidak berumur. Foton yang dihasilkan semenjak alam semesta terbentuk sampai sekarang umurnya sama!

Ini terkait dengan salah satu formula teori relativitas khusus yang sangat terkenal: E=mc2, di mana E adalah energi, m adalah massa, dan c adalah konstanta kecepatan cahaya. Formula tersebut menjelaskan relasi langsung antara energi-massa (konservasi energi-massa). Sebuah objek dengan massa m bisa menghasilkan energi E sebesar mc2; dan karena c sebuah konstanta yang besar, massa yang kecil tetap akan menghasilkan energi yang besar.

Bayangkan, Hiroshima tahun 1945 hancur akibat energi yang dihasilkan 1ýari 2 pounds Uranium. Di sisi lain, formula ini memainkan peranan penting dalam pergerakan objek dalam 4-dimensi. Benda yang bergerak memiliki energi kinetik, semakin tinggi kecepatannya semakin besar energinya.

Saat kita paksa partikel muon mencapai kecepatan 99,9 kecepatan cahaya, muon memiliki energi yang besar. Karena konservasi energi-massa, energi tadi meningkatkan massa muon 22 kali lebih massif daripada massa-diamnya (0.11 MeV). Tentu saja semakin masif (pejal) benda, semakin susah untuk bergerak cepat. Ketika kecepatannya dinaikkan menjadi 99,999 kecepatan cahaya, massanya bertambah 70.000 kali! Muon semakin masif dan semakin cenderung untuk tidak bergerak. Sehingga dibutuhkan energi yang tak berhingga untuk melewati kecepatan cahaya; jumlah energi yang tidak mungkin bagi sesuatupun yang ada di alam semesta ini: KECUALI JUMLAH ENERGI TUHAN. (Wongalus.wordpress.com)

Sukma/roh adalah “abadan cahya” (cahya sejati) sehingga bagi roh/sukma ke manapun pergi tidak membutuhkan waktu lagi. Orang bilang kecepatan sukma melesat dari satu tempat ke tempat lain (dalam meraga sukma) hanya memerlukan hitungan detik, sekedar untuk menggambarkan betapa di “wilayah” gaib merupakan wahana cahaya yg tidak menggunakan hitungan dimensi ruang dan waktu lagi. Namun demikian, cahya sejati belumlah hakekat TUHAN, ia masih makhluk (ciptaan/retasan Tuhan). Sehingga tak bisa dibayangkan lagi bagaimana “kecepatan” Tuhan, mungkin beribu atau bermilyar kali lipat dari kecepatan cahaya. Dan hanya sampai di situlah yg bisa dibayangkan oleh manusia. Di atas cahya sejati (nurulah) adalah atma atau energi hidup/chayyu/kayun/kayu. SUATU “ENERGI hidup” YANG KECEPATANNYA JAUH MELEBIHI CAHAYA. Bisa anda bayangkan ? Namun Atma sejati belumlah “inti” TUHAN, karena atma masih di dalam rengkuhan HYANG MAHAMULIA.

Hal ini setidaknya dapat terbuktikan melalui suatu pengalaman gaib yg sensasional, yg membeberkan “rahasia besar” bahwa leluhur di alam barzah, sekalipun mencapai derajat kamulyan yg paling tinggi (kamulyan sejati/abadan cahya sejati), belumlah bisa melihat/bertemu “wujud” Tuhan. TUHAN tidak SESEDERHANA itu. Karena tuhan lebih-LEBIH DARI MAHA MULIA, LEBIH DARI MAHA AGUNG, tidak sekedar sebagaimana manusia bayangkan melalui kitab-kitab suci yang ada.

Semakin manusia mengetahui kebesaran Tuhan, manusia semakin merasa tidak bisa membayangkan tuhan itu seperti apa sesungguhnya. Namun yang di luar bayangan imajinasi kita itu, sungguh ada melekat di dalam diri kita, dalam diri manusia apapun agama, bahasa dan suku bangsanya.

Semakin manusia tahu Tuhan, semakin merasa kecil dan menunduk diri. Jauh dari watak mentang-mentang, jauh dari sikap merasa paling benar, apapun yang menjadi sumber referensinya.

MATA MELIHAT MATA = MANUSIA “melihat” TUHAN.

Untuk sekedar pembuktian ilustratif saja, bagaimana kemampuan manusia dalam melihat/mengetahui/bertemu tuhan adalah ilustrasi saya sebagai berikut: Bola Mata wadag kita bisa melihat suatu obyek yang berada di luar mata kita. Namun demikian, apakah bola mata kita bisa melihat apa yg ada di dalam bola mata kita sendiri ?

Maka hanya dengan “rahsa”lah kita bisa “merasa” apa yg ada di dalam bola mata kita. Tuhan hanya bisa kita rasakan, dan itulah kemampuan manusia maupun roh dalam “melihat” tuhan.

APAKAH TUHAN ITU ?

Dalam pendekatan rasio dikenal suatu hukum alam, lebih populer lagi sebagai hukum sebab akibat. Maka Tuhan merupakan konsep utama sebagai CAUSA PRIMA, yakni penyebab utama tanpa ada yang menyebabkan eksistensiNya. Jika pendekatan melalui teori energi, maka Tuhan merupakan EPISENTRUM dari segala episentrum dan energi yang ada di jagad semesta.

Soal Tuhan mana yang paling bener, atau sebutan nama Tuhan yang palsu apa ? Apakah Allah, Alloh, Tuhan, Pi khong, Brahman, God, Puang Alah, Yahweh, Dei dan seterusnya ?

Berbicara dalam konteks rasio, semua itu tentu saja masih berupa kebenaran yang bersifat relatif. Karena nama-nama itu berkaitan dengan sistem budaya yakni, BAHASA sebagai alat komunikasi yang digunakan manusia. Logiknya sebelum manusia mengenal bahasa, maka konsep nama-nama di atas tentunya belum ada, dengan kata lain, causa prima (Tuhan) belum punya nama apapun.

Jika pemahaman di atas ada yang menganggap statementnya kapir kopar, yang menjadi pertanyaannya, apakah gara-gara salah menyebut nama untuk Tuhan maka akan mengakibatkan seseorang kecemplung nroko ? Bukankah kita semua ini memeluk salah satu agama hanya faktor kebetulan saja, dan tak lebih karena faktor keturunan (warisan) orang tua kita. Nah, apakah hanya faktor kebetulan, faktor keturunan, dan warisan ortu tsb menentukan orang masuk nroko atau suwargo ?

BENARKAH TUHAN ITU DAPAT DIHITUNG ?

Pertanyaan selanjutnya, apakah TEPAT, dikatakan Tuhan Maha ESA ? Jika jawabannya ya, berarti Tuhan itu sesuatu yang COUNT-ABLE (dapat dihitung). Jika jawabnya ya juga, berarti Tuhan itu sangat terbatas, dengan demikian mengingkari dalil Tuhan Mahaluas tak terbatas. Saya mengharapkan bantuan para pembaca yang budiman untuk memberikan pencerahan atas mind set tersebut.

Hal ini saya kemukakan karena di dalam benak saya Tuhan itu sebagai UNCOUNTABLE. Namun bukanlah benda, berbeda dengan udara, air, api dan sejenisnya merupakan uncountable noun, atau benda tak dapat dihitung. Sehingga kita tidak bisa mengatakan air, udara, api berjumlah satu atau sepuluh, atau seratus. Namun kita juga tidak bisa dikatakan benda-benda tersebut sebagai satu (esa). Bahasa yang mewakili adalah benda jamak dan benda tunggal. Jika Tuhan dikatakan satu, berarti terjebak pada terminologi benda jamak. Saya kok merasa lebih sreg jika mengatakan (dalam bahasa kawi) sebagai Hyang Widhi atau Maha Tunggal atau bahasa lain yg sepadan. Karena Tuhan itu, saya kira tak dapat dihitung. Jika dikatakan Maha Esa (satu) kiranya teramat sulit memahami deret hitungan yang KUANTITATIF dan SIMPLISTIS tersebut. Kenyataannya, memahami Tuhan yang tiada duanya, jauh melebihi sulitnya menghitung udara sebagai benda tak dapat dihitung. Betapa hebat Tuhan itu. MOHON SAUDARA-SAUDARAKU seluruh pembaca yang budiman BERKENAN berbagi rasa di sini.

Minggu, 30 Mei 2010

"Harga Kursi SMA Rp.15 juta "....Glek !

"Harga Kursi SMA Rp.15 juta"
Begitulah yang tertulis di Head Cover koran TRIBUN !

Ada rasa berkecamuk , ketika membaca judul koran TRIBUN pagi ini ; jengkel , menggerutu, sedih , semua rasa jadi tumplek blek dalam benak dan pikiran.
Yang terbersit dibenak....Rio masih TK , jadi 9tahun lagi harga kursi SMA kira-kira jadi berapa ya...????; Busyet.....; apakah sekolah hanya untuk orang-orang yang kaya dan berduit saja...????.
Kulihat tadi orang yang menjajakan koran saja sampai geleng-geleng kepalanya ketika menawarkan korannya padaku , sambil berseru : " Pendidikan mahal....,pendidikan mahal...,sekolah negeri mahal....sekolah negeri mencekik "
Harus ada revolusi yang menumpas hal tersebut; ini tidak benar ; Pemerintah harusnya segera turun tangan ; Pejabat atau Wakil Rakyat harus mengusut tuntas ; cari biangnya, dan pecat atau sekalian dipenjarakan saja.
Disisi lain ketika teman membaca berita tersebut langsung berkomentar : padahal lulusannya juga gak menjamin jadi insan yang benar-benar berkualitas. Tapi bagiku apapun itu alasannya...sangatlah tidak masuk akal, sangatlah bertentangan dengan UUD'45 ; ini harus diproses....ini harus diberesin !.
Jika hal ini dibiarkan, maka tunggulah saja masa dekadensi moral, degradasi pendidikan , dan keterbelakangan pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia ini lambat laun namun pasti akan terjadi....
Ya Allah....negeri ini kenapa semakin rusak ? , kenapa rakyat kecil semakin tercekik kehidupannya...? ; dulu mungkin para nasionalis yang bangga dengan mottonya : Jangan berpikir apa yang anda dapat dari negara, tapi berpikirlah apa yang dapat anda sumbangkan bagi negara. Prikitiw....; rakyat kecil akan ngelus dada dan berucap : " Saya hanya bisa menyumbangkan kepasrahan saja , menghadapi kehidupan yang makin sulit, semuanya serba mahal, sampai bisa dikatakan bahwa saya tak punya sesuatupun yang berharga yang bisa saya berikan untuk negara..! "
Aku sendiri tak bisa menuangkan gejolak dihati dan pikiranku ini meskipun hanya dalam bentuk tulisan...serasa turut pasrah juga ; dan berharap pada Yang Maha Kuasa untuk perubahan hidup yang lebih baik bagi rakyat dan bangsaku ini "
Anda mungkin bisa memberikan tambahan atau komentar tentang thema tulisanku ini...??; ayo-lah....lengkapi tulisanku ini....,jangan hanya diam..., kasihan rakyat kecil bila anaknya kesulitan hanya untuk bisa masuk sekolah sekolah negeri.
Hikz-hikz-hikz....kudengar juga mereka yang terpinggirkan dan terpuruk hanya bisa berucap : "Adakah yang bisa kubanggakan dari negeriku Indonesia ini...??? "

ILMU PASTI dan ILMU LOGIKA

Ajarilah Anak dengan Sejarah dan Ilmu Logika yang Relevan.

Menulis lagi....sesuatu yang ada dibenak, sekedar untuk sharing kepada rekan-rekan pembaca dalam rangka Tholabul ilmi....
Mungkin sudah saatnya bagi kita untuk memperbaharui file dalam benak pikiran kita, dalam suatu partisi-partisi sejarah yang tertata rapi untuk bisa kita sekedar nantinya memberi suatu pelajaran atau cerita hidup yang nantinya berguna bagi bekal kehidupan anak atau cucu kita.
Ketika kita kecil mungkin kita masih begitu ingat akan ilmu yang kita dapat dari bangku sekolah tentang ilmu pasti , tentang Ilmu Alam dan Ilmu Matematika yang masuk dalam jajaran ilmu pasti. Kini apakah kedudukan ilmu pasti untuk kedua pelajaran itu masih layak melekat padanya ?, sepertinya kita harus lebih arief lagi dalam sekedar membantu guru-guru dari anak kita dalam memberikan penalaran logika pada kedua ilmu tersebut; bahwa kedua ilmu tersebut ( matematika dan Ilmu alam ) mungkin sudah tidak layak disebut sebagai ilmu pasti; ambil contoh mudah 1+1 = 2 itu ilmu pasti saat kita dapat saat SD, namun 1 (orang perempuan)+ 1 (orang laki-laki ) tidak bisa diasumsikan menjadi 2, karena mungkin bisa tetap 2, bisa jadi 3 (dengan plus seorang anak ); atau mungkin bisa lebih dari itu. Dilogikakan juga bahwa 1 ekor kambing + 1 ekor sapi = 2 ekor binatang yaitu 1 ekor kambing dan 1 ekor sapi.Ini adalah contoh mudah dari gugurnya ilmu pasti.
Disisi lain ilmu alam pada jaman kita dikatakan bahwa bulan Oktober-April adalah musim hujan, dan April - Oktober adalah musim kemarau, namun dikenyataan sekarang ini bulan Mei-pun masih digempur terus oleh musim penghujan ; bakteri atau jamur adalah sesuatu yang harus dihindari karena bisa menimbulkan penyakit; namun sekarang ini kita pernah mendengar bahwa bakteri atau jamur ada yang berfungsi positif bagi kesehatan tubuh ; demikian juga dulu susu asam tidak boleh dimakan, namun sekarang susu asam bisa jadi minuman yang menyehatkan...harganya mahal lagi ; ini juga suatu bukti gugurnya ilmu pengetahuan sebagai ilmu pasti; dan mungkin masih banyak lagi contoh-contoh lain yang rekan-rekan dapat sampaikan sebagai suatu jawaban atau sekedar contoh gugurnya ilmu pasti tersebut. Disisi lain mungkin ilmu geografi-pun juga mengalami perubahan dan perkembangan (keluar dari sisi pakemnya sebagai cabang ilmu pasti ); dulu sewaktu kita SD ( Sari Ilmu Bumi Indonesia ) atau saat kita SMP ( ilmu geografi asia,indonesia dan australia ) mungkin kita tahunya bahwa pulau Jawa seluas X , namun sekarang nominalnya mungkin lebih dari sekedar X, karena luasnya bertambah, namun gunung atau bukitnya berkurang.
Bila kita peduli akan suatu masa depan anak kita, kita sayogyanya akan memberi sekedar pelajaran tambahan akan hal ini, akan perubahan-perubahan dari ilmu pasti dan kedudukan cabangnya.
Banyak banget nilai koefisien, rumus-rumus fisika atau kimia yang sekarang mengalami perubahan dari saat kita sekolah dulu; dan ternyata waktu 20 tahun-an memberikan suatu perubahan yang sangat signifikan bagi perkembangan ilmu seiring berputarnya waktu dunia ini.
Namun ada sesuatu yang sangat menarik dan itu sesuai dan mengikuti akan perkembangan dunia; Apa itu...???; Subhanallah....ternyata kitab suci Al-qur'an-lah yang kita kenal sebagai ummu kitab, sebagai pedoman hidup yang berisi ilmu pengetahuan,sejarah , kisah ummat lampau, hukum dan aturan hidup dan kehidupan bagi ummat islam atau ummat yang menyakinin akan kebenaran Al-Qur'an yang dapat mengatasi akan semua ini.
Tulisan ini memang jauh dari kesempuraan, namun sungguh aku berharap agar hal ini berguna bagi proses pembelajaran anak-anak kita.Anda berkeinginan memberi tambahan atau sekedar memberi kritik dan saran ?; sungguh saya akan sangat bahagia akan itu semua...

Senin, 24 Mei 2010

Syurga dan Neraka adalah hanya makhluk-Nya.

Beramal-ibadah mengharap masuk Syurga dan karena takut masuk Neraka.

Adalah suatu kesalahan besar yang mestinya harus ada penekanan dan pemahaman dalam diri insan manusia sebagai suatu upaya peningkatan kualitas ibadah yang ikhlas dan semata mencari keridhoan-Nya. Kepada para ulama , para ustadz, para khotib , atau orang-orang yang dengan kerelaan hati menceburkan diri dijalan dakwah dengan ilmu dan pengetahuan agamanya yang dia kuasai....marilah kita mulai benahi sesuatu yang salah kaparah ini.
Mungkin tulisanku ini pernah rekan-rekan atau saudara-saudaraku kaum muslim di seantero jagad dunia ini merasa sebagai tulisan yang sering dibaca, atau paling tidak pernah mampir dalam relung-relung kalbu dan pemikiran , namun lewat tulisanku inilah kuberharap adanya perbaikan dan niatan yang menuju pada peningkatan amalan kita, supaya apa yang kita lakukan tidaklah bermuara pada suatu kesalahan, bermuara pada hasil yang tidak kita inginkan.
Yang ingin kusampaikan dari inti tulisanku ini adalah : Syurga adalah salah satu makhluk ciptaan Allah.SWT ; Syurga adalah suatu tempat balasan yang menyenangkan bagi hambaNya yang melakukan amal ibadah dengan baik,tekun,tulus dan ikhlas kepada Allah.
Demikian juga dengan Neraka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah.SWT yang merupakan suatu tempat balasan bagi seorang hamba yang melakukan perbuatan menentang ajaran agama.
Oleh sebab itu, adalah suatu KESALAHAN BESAR bila kita melakukan amalan ibadah dikarenakan mengharapkan bisa masuk surga dan karena sangat takut masuk neraka ; karena Allah pernah melaknat suatu kaum : Sesungguhnya syurga dan neraka itu adalah makhluk-Ku , kamu melakukan amalan ibadah karena kamu hanya ingin berharap bisa masuk syurga dan karena kamu takut akan azab neraka ; bukan semata kamu melakukan amalan ibadah itu karena dengan keikhlasanmu dan mengharap keridhoan-Ku semata ; maka masuklah kamu keneraka
Ini ada sebuah kutipan arti dari hadist Nabi Muhammad SAW :
Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya seseorang berbuat seperti perbuatan penghuni surga, yang tampak dihadapan manusia; padahal dia tergolong penghuni Neraka. Dan sesungguhnya seseorang berbuat seperti perbuatan penguhi Neraka, yang tampak di hadapan manusia; padahal dia tergolong penghuni Surga." (HR. Al-Bukhari dan Muslim). (HR. Al-Bukhari no. 2898, 4207, Muslim no. 112 (179) di Kitaabul Iimaan dan no. 2651 (12) di Kitaabul Qadar dan Ahmad (V/332) dari Sahabat Sahl bin Sa'd as-Sa'idi).
Jadi inti daripada ibadah dan amalan sholeh kita semata kita sandarkan mencari keridhoan Allah SWT , dan kita melakukannya secara tulus dan ikhlas tanpa embel-embel suatu harapan atau pujian. Manakala kita melakukan suatu kebajikan dengan tangan kananmu,maka tangan kirimu jangan sampai mengetahui..... itulah iklhas ; manakala kita memberi bantuan kepada seseorang, janganlah mengharapkan suatu balasan walaupun itu hanya sekedar ucapan terimakasih....itulah tulus.
Mungkin tulisan singkat ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan dalam rangka meningkatkan kualitas amal ibadah kita. Sungguh memang terasa sangat kurang akan makna yang tersirat dalam tulisan ini dan itu semata karena kebodohanku ; namun bila ada manfaat dan kelebihannya...itu semata karena nikmat Allah Ya Rahmanur Ya Rahimin....

Jumat, 21 Mei 2010

KEGELISAHAN JURU DAKWAH

KEGELISAHAN JURU DAKWAH

Siang tadi, ketika menunggu khutbah Jum'atan, dan terasa banget sepinya masjid, sementara adzan Dhuhur sebentar lagi berkumandang; aku jadi teringat tahun 1993-an, dimana aku harus menyiapkan suatu generasi penggantiku dalam memegang tampuk kepemimpinan RMM ( Remaja Masjid Mertojoyo ) ; dikarenakan aku harus berhijrah ke daerah pinggiran nun jauh 32km kearah selatan kota kelahiranku....Semarang.
Dalam acara diklat kepemimpinan untuk persiapan regenerasi tersebut, aku yang punya hajat dan sekaligus sebagai narasumber memberikan suatu makalah  yang kurang lebihnya sebagai berikut :
I. Adanya anjuran dan perintah berdakwah ; yang berdasarkan pada :
   1. " Dan hendaklah ada diantara kamu segolaongan ummat yang menyeru pada kebajikan; menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar ; merekalah orang-orang yang beruntung "
   2. " Kamu adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar; dan beriman kepada Allah,....dst "
   3. " Saling mengingatkan kepada perkara tentang kebenaran; dan saling menasehati tentang kesabaran "
   4. " Sampaikanlah apa dariKu, walaupun hanya satu ayat "
   5. " Samakah orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui ?; sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran "
   6. dll
II. Kusampaikan pula bahwa menurutku Tipologi muslim ( Cara Pandang Orang Muslim terhadap agamanya ) maka terdapat beberapa tipe manusia ; antara lain :
    1. Orang yang mengerti ilmu agama, mau menjalankannya, namun itu untuk dirinya sendiri ( tidak berdakwah ( ini seperti kaum yahudi yang dilaknat oleh Allah, dia memandang sebagai dirinya yang paling baik didunia dan tak mempedulikan sekitarnya ).
    2. Orang yang mengerti ilmu agama, mau menjalankannya, dan mau pula berdakwah ( inilah tipikal yang afdol dimiliki oleh setiap insan yang mengaku muslim ).
    3. Orang yang mengerti ilmu agama, mau menjalankannya sebagian ajaran agamanya yang sesuai dengan keinginanannya atau dipadangnya cocok dan enak untuk dia lakukan, dia mau berdakwah asal dia senang dan dapat keuntungan ( cukup banyak contoh dari yang tipe ini; dan itu merupakan gambaran dari orang-orang munafik ).
    4. Orang yang tidak mengerti ilmu agama, namun mau berusaha untuk belajar dan mengerti ( tipikal ini termasuk yang nantinya beruntung ).
    5. Orang yang tidak mengerti ilmu agama, dan tidak berusaha untuk mengerti atau mempelajari( orang yang masa bodoh dengan ilmu agama ; mereka adalah kaun hedonis yang hidupnya kedap dunia dan sangat hubbudunya ( cinta dunia ) melebihi segalanya ).

Berdakwah itu memang berat, banyak tantangan dan kendala yang akan dihadapi oleh para juru dakwah, ada perang urat syaraf, perang pemikiran, pergolakan bathin manakala melihat kemilaunya dunia sehingga beberapa diantara mereka ada yang berhenti dijalanan dakwah dan ini mengganggu para pejalan dakwah yang lainnya ; ada pula yang menunggu-nunggu "dorongan" dari juru dakwah yang lain ; ada juru dakwah yang seperti artis , namun banyak pula yang hidupnya hanya bersandar kepada rasa syukur yang dilimpahkan Allah, walau orang awam memaknainya sebagai hidup menderita. Itulah para pejuang yang berusaha menegakkan selalu kalimat Allah....mereka akan selalu menyakini akan keyakinannya bahwa hidup dijalan dakwah adalah berkah dan karunia yang tiada tara, yang kenikmatannya melebihi semua kenikmatan dunia ; yang harganya melebihi harga termahal barang didunia.
Sejenak aku bersipuh " Ya Allah....adakah RMM (Remaja Masjid Mertojoyo) masih berkibar dan berjuang sebagai suatu media jalur juru dakwah...??? " ; Bila ku pulang ke kota-ku...,kan kucari jawaban itu....
   

Selasa, 11 Mei 2010

REALITY STORY (IX)

SEBUAH PELAJARAN HIDUP BAGI PARA PENGANGGUR

Baru sempat nulis suatu pelajaran hidup yang kudapat saat aku melakukan perjalanan ke Customer .
Senin, 10 Mei 2010 jam 10:00 pagi dikawasan jalan Laswi, pas aku melintas aku sempat melihat seseorang yang menarik perhatianku; Kenapa menarik perhatianku...???? , ini adalah jawabannya:
Si Fulan tersebut naik sepeda yang ber-tag : Bike To Work ; dasar...!, kalau sudah menyangkut sepeda dan ada tag: B2W pasti mencuri perhatian. Yang kedua: Si Fulan itu mencabuti sesuatu dari sebatang pohon. Entah apa yang dicabutnya..?!?. Tapi itu hanya sekilas saja, karena aku memang
mengejar waktu untuk ke Customer.
Sepulang dari Customer, udara yang terasa panas di Bandung , dan tak teratasi oleh semburan AC ;didukung rasa haus yang menyerangku (maklum Customernya entah lupa atao pelit....gak memberiku sekedar minuman atau snack....); memaksaku mencari....es kalmud (kalapa muda) ; dan entah ini suatu kebetulan atau gimana..., aku ketemu sama Si Fulan tadi , dan kebetulan juga tak jauh dari itu ada es kalmud....(bisa berenti sejenak, minum se kalmud, sama.....ah...interview)
Sejenak kemudian aku yang pasti sudah duduk bareng si Fulan tersebut di area es Kalmud ;; akupun menanyai apa yg sedang dilakukannya.
" Bapak ini menganggur, mencari pekerjaan susah, makanya Bapak mencari kesibukan bersepeda keliling kota, mencabuti paku-paku dan kawat yang melilit dipohon , juga memunguti paku,mur,baut, atau logam-logam lain yang ada dijalan...lumayan hasilnya bisa Bapak jual perkilo 2000rupiah " Katanya memulai bercerita. Kupersilahkan Bapak itu meminum es kalmud yang sengaja aku pesankan juga buat dia.
Akupun bertanya tentang keluarganya.
" Ada..., cuman ya ibaratnya seperti tak punya ; istri sudah meninggal, anak sudah pada nikah, ikut suaminya diluar kota ; jadi ya Bapak sendirian "
"Bapak jadi hidup sendiri...., apa anak Bapak gak memikirkan kesendirian Bapak diusia yang sudah tua ini....maaf umur Bapak berapa ? " Tanyaku.
" Umur Bapak sudah 67tahun....masih kelihatan agak muda ya....(sambil tersenyum narsis ); Bapak gak mau menjadi beban anak...biarlah Bapak hidup sendiri....,Bapak masih mampu mencari rejeki yang halal untuk hidup ini "
" Bapak dulu kerja dimana..?, terus berarti dapat pensiun...? " Tanyaku.
Si Fulan itu menggeleng pelan. " Dulu kerja di Tarumatex, terus sudah pensiun..., pesangonnya sudah habis buat menikahkan anak...., mementaskan mereka sebagai kewajiban Bapak sebagai orangtuanya..., jadi sekarang ya begini....mencari rejeki dari memungut logam di jalanan..."
" Sehari bisa dapat berapa...?, dan apa cukup untuk kebutuhan hidup Bapak...? " Tanyaku penasaran pingin tahu....
" Ya dicukup-cukupin tho Mas...., sehari misal dapat 2 kilo...ya itu yang dimakan...."
Sejenak aku menghitung 2 x 2000 = Rp 4000 untuk makan sehari.....Glek....! (kebayang kalau itu misalnya terjadi padaku...)
Si Fulan itu tersenyum atau tertawa kecil melihatku yang seperti orang bingung dan heran.
" Ya...inilah hidup, asal Bapak gak mengemis.....; dimata Yang Maha Kuasa.....Bapak akan tercatat sebagai hambaNya yang mulia " ; Asli....kalimat ini membuat merinding.....; menyentuh banget....; sebegitukah si Fulan ini menjalani takdir hidupnya dengan penuh ikhlas dan sabar.
Ada pelajaran yang dapat aku ambil dari perbincangan ini :
1. Orang mulia adalah orang yang tak mau mengadahkan tangannya, meski dia sebenarnya sangat membutuhkan; dia merasa malu kepada Dzat pemberi rejeki dan kehidupan.
2. Orang mulia adalah orang yang mau bekerja, tanpa bermalas-malasan; apapun hasilnya yang penting diberkahi dan halal.
3. Orang Mulia adalah orang yang bisa memberikan yang terbaik bagi lingkungannya, tampa membebani siapapun.
Terkadang dan banyak kujumpai orang yang berbanding terbalik dengan keadaan si Fulan tersebut. Banyak anak muda, berpendidikan, masih kuat tenaganya.....namun mereka memilih "menganggur" ketika tak mendapatkan pekerjaan sesuai yang dia idam-idamkan; mereka memilih menjadi beban orang-orang disekelilingnya;dan itu amatlah jauh dari ciri-ciri orang yang mulia.
" Kadangkala Allah menghendaki kepada hambaNya melalui tangan kuasaNya untuk menjalani dan meniti hidup dengan hikmah dan nikmah dari sesuatu yang kecil,sebelum Dia memberi kepada hambaNya tersebut sesuatu yang lebih besar dan sangat menyenangkan ; sungguh sedikit yang disyukuri itu akan lebih baik daripada banyak yang dikufuri "
Semoga tulisanku ini bisa membangkitkan semangat bagi para "penganggur"; dan setidaknya akan berguna bagi diriku dan keluargaku....
Anda setuju atau anda akan memberikan tambahan dan komentar....silahkan; marilah kita saling berwasiat akan kebenaran dan kesabaran.

Senin, 10 Mei 2010

Cara Membayar Tagihan Telepon/Hp/Speedy Telkomsel

CARA BAYAR TAGIHAN TELEPON/HP/SPEEDY TELKOMSEL

Anda terbentur waktu ?, Apakah Anda tak ada kesempatan karena padatnya jam kerja dan kita tidak bisa sekedar ijin sejenak untuk membayar kewajiban tagihan Telepon/HP/Speedy Telkomsel diPlaza Telkom ?. Atau Anda merasa sudah berusaha mengantri datang pagi ke Plaza Telkom namun Anda menemui dan melihat sudah banyak orang yang mengantri terlebih dahulu, dan Andapun merasa ciut akan mengejar waktu untuk bisa datang ke kantor atau tempat kerjaan Anda tampa keterlambatan ? ( karena ada sebagian perusahaan atau kantor tempat Anda bekerja yang menerapkan pemotongan gaji atau premi kehadiran manakala Anda datang terlambat ditempat kerja ).
Berikut ini adalah cara bagaimana anda bisa menghemat waktu,kesempatan, atau sekedar menghindari pemotongan gaji/premi Anda hanya karena keperluan diatas.

Bayar Speedy lewat ATM

Cuman ingin berbagi pengalaman aja sama pelanggan SPEEDY laen yang tidak ada waktu untuk dateng ke Plasa Telkom, hanya sekedar untuk membayar tagihan SPEEDY atau Telpon rumahnya.
Untuk Pembayaran dapat melalui ATM di Bank ini :

No. Bank
1 BCA
2 Mandiri
3 BNI
4 BII
5 Danamon
6 Bukopin
7 Niaga
8 Permata
9 Mega
10. dll


Untuk pembayaran Speedy dan telepon dibank BCA, UOB Buana, Bank Bukopin, Bank NISP, Bank Permata, Bank Maspion, BII, Panin Bank, BTN, Bank Syariah Mandiri, Bank Haga dapat dilakukan dengan cara yaitu :

Pilih Menu Pembayaran
o Pilih Menu Telepon/HP
o Pilih Menu TELKOM
o Wording : "Masukkan kode area + No.Telepon atau Masukkan 12 digit Nomor Speedy Anda"

Sedangkan untuk Bank lainnya dengan cara sebagai berikut :
• menu pembayaran TELKOM
• Menu Telepon/Flexi "Silahkan Masukkan Kode Area + Nomor Telepon/Flexi"
• Menu TELKOM Speedy "Silahkan Masukkan 12 digit Nomor Speedy".

Untuk Bank Niaga , menu pembayaran tagihan Speedy dimasukkan kedalam menu TELKOM, FLEXI, SPEEDY, dan tidak ada wording pemberitahuan cara memasukkan nomor Telepon/Flexi atau Speedy.

BNI , menu pembayaran tagihan Speedy dimasukkan kedalam Menu Internet dan sebelum memasukkan nomor Speedy harus didahului dengan angka nol.

Bank Mandiri , menu pembayaran tagihan Speedy dimasukkan kedalam menu TELKOM, dan sebelum memasukkan nomor Speedy harus didahului dengan angka nol.

Yang perlu Anda ketahui jika berniat membayar TELKOMSpeedy secara konvensionl di Plaza Telkom adalah : Jam kerjanya antara 08:00 s/d 16:00 ( itu seperti pada umumnya jam kerja Anda dikantor/ kehilangan jam kerja atau mungkin dipotong gaji ); Anda akan menemui banyak antrian orang ( menunggu itu membosankan, apalagi jika Anda memiliki jadwal acara yang padat) ; Anda juga mungkin akan merugi secara rupiahnya ( tambahan konsumsi bbm untuk kendaraan Anda ; kena uang parkir ); dan lain-lain.

Mungkin Informasi saya di atas dapat membantu temen-temen yang gak ada waktu untuk ke plasa telkom atau yang sering pulang malem.