Selasa, 21 Februari 2012

MEMBUKA SISI-SISI KETAJAMAN MATA HATI



MEMBUKA SISI-SISI KETAJAMAN MATA HATI 

Kali ini aku ingin mempostingkan sebuah tulisan yang mungkin ringan-ringan berat untuk dapat dilakukan , namun bila Anda bisa menerapkan dalam kehidupan anda ; Insya Allah….apa yang telah anda dapat lakukan tersebut adalah bagian dari beberapa sisi kekuatan yang sengaja Allah berikan dan dibekalkan kepada anda sebagai makhluk yang sempurna yang diciptakan oleh Sang Maha Khaliq . Dan dengan anda mampu menyingkap dan memperdayakan kemampuan anda tersebut….maka anda akan digolongkan sebagai bagian dari segolongan ummat yang tahu diri dan memiliki rasa syukur kepadaNya.

“Manusia yang dapat memelihara kejernihan hatinya, akan memiliki kekuatan pandangan mata hati yang tajam, mampu menembus dimensi ruang dan waktu. Kekuatan ketajaman mata hatinya melebihi kekuatan pandangan mata kepala yang sangat terbatas jangkauannya.”

Lihatlah apa yang ada disekeliling Anda . Apakah Anda dapat melihat oksigen yang Anda hirup setiap saat untuk kehidupan ? , Apakah Anda dapat melihat sesuatu yang memancar yang harumnya aroma bunga melati yang sedang mekar di taman ? , Apakah Anda dapat melihatenergi positif yang terpancar disekitar bunga anggrek anda yang sedang memekar ? ; Dalam kehidupan ini tidak semua hal dapat kita lihat dengan kedua mata dari panca indra kita ini. Karena kedua mata indra kita ini hanya memiliki kemampuan pandangan yang sangat terbatas. Oleh karena itu manusia diharapkan selalu membuka mata hatinya, agar dapat melihat di sekelilingnya bukan hanya dengan kedua mata indran dikepalanya saja. Membuka mata hati terhadap apa yang terjadi di lingkungan, akan membuat kita mampu melihat apa yang ada di bawah permukaan, dan yang tidak terlihat oleh daya kemampuan mata indra.

Kalau kita berada dalam dunia bisnis, apakah sebagai seorang manager atau sebagai pemimpin suatu bisnis, seringkali kita dituntut bekerja melakukan hal-hal dengan otomatis, mekanis dan mengandalkan kekuatan akal pikiran. Kalau hanya mengandalakan kekuatan mata indra, kita mungkin tidak akan mampu melihat hal-hal yang tidak kasat mata. Jadi hanya hal-hal yang tampak oleh  mata yang mampu kita lihat. Dengan kata lain kita tidak mampu memahami makna dari pekerjaan itu sendiri, tidak mampu memberi arti dari sebuah bisnis itu sendiri, karena hanya melihat yang sisi luarnya saja.

Hanya manusia yang memiliki kejernihan hati yang dapat melihat dengan ketajaman mata hatinya. Ketika seseorang berhasil menjaga kejernihan hatinya, maka kepekaan mata batinnya akan lebih tajam. Pada saat itu kita dapat memaknai lebih dalam setaip aktivitas yang kita lakukan. Ketika seseorang menggunakan kekuatan mata hatinya dalam mengambil keputusan-keputusan penting, maka yang keluar adalah keputusan yang sesuai dengan suara hati nurani. Dan biasanya hati nuari selalu berada dalam posisi dan cenderung mengajak kepada kebaikan dan kejujuran.

Tantangan dalam kehidupan bisnis modern dewasa ini adalah timbulnya adanya berbagai godaan yang seringkali dapat mengotori kejernihan hati kita. Seperti adanya sikap mengedepankan egoisme, mementingkan hawa nafsu, mengikuti ambisi meraih kekayaan atau kekuasaan dengan menghalalkan segala cara yang pada akhirnya dapat membelenggu dan mematikan hati kita. Memperturutkan emosi-emosi negatif seperti amarah, dendam, benci dan iri hati, juga dapat menjadikan kejernihan hati menjadi terkotori. Hati yang terbelenggu cahaya kejernihannya tidak dapat memancar ke permukaan aura positifnya. Inilah yang dapat melemahkan ketajaman mata hati seseorang sehingga tidak mampu menembus pandangan sampai jauh ke depan bahkan dapat dikatakan menembus dimensi ruang dan waktu.

Dengan demikian untuk melatih ketajaman mata hati, berusahalah menghindari hal-hal yang dapat membelenggu kejernihan hati seperti berbagai pengaruh negatif dan daya tarik materialisme duniawi tersebut. Karena kalau hal-hal negative itu dibiarkan saja dan menjadi tabiat perilaku atau kebiasaan, maka dapat menjadikan kita semakin sulit mendengarkan bisikan hati. Menjadikan kita akan lebih mempercayai atau mengandalkan kemampuan otak serta produk-produk pikiran atau akal semata. Inilah yang akan melahirkan ketidakseimbangan antara kemampuan nalar dengan hati nurani. Mengakibatkan tidak tajamnya kemampuan mata hati, sehingga melahirkan berbagai masalah dalam kehidupan.

Bagaimana untuk membebaskan diri dari belenggu hati agar dapat membuka ketajaman mata hati kita ? ; Ada tujuh langkah proses menjaga kejernihan hati. Pertama memegang teguh prinsip hidup sesuai suara hati, kedua menjauhi prasangka negative, ketiga menempatkan sudut pandang dari dalam hati, keempat menghindari pengaruh lingkungan negatif, kelima membebaskan pikiran dari pengalaman negative, keenam banyak berbagi kebaikan, ketujuh memusatkan hati kepada Allah. 

Pada intinya untuk bisa mempertajam pandangan hingga bisa menembus ruang dan waktu itu maka Anda butuh sediakan waktu khusus untuk selalu melakukan kegiatan ritual, berdzikir mengagungkan asma Allah, bermeditasi atau melakukan refleksi diri untuk mengembangkan kemampuan mata batin kita. Ketika jiwa kita terbangun, itu akan membuka ketajaman mata batin kita. Mata batin melihat orang lain sesuai dengan esensi mereka dan jiwa mereka. Menyadari bahwa jauh di dasar sana setiap manusia sebenarnya memiliki jiwa yang murni. Manusia yang dapat memelihara kejernihan hatinya, maka akan memiliki kekuatan pandangan mata hati yang tajam, yang mampu menembus dimensi ruang dan waktu. Kekuatan ketajaman mata hatinya melebihi kekuatan pandangan mata kepala yang sangat terbatas jangkauannya.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca……

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar